Kantor Bupati Kapuas Belum Pernah Direnovasi Selama Lebih dari 30 Tahun, Warga Pertanyakan Perhatian Pemerintah

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak kondisi Kantor Bupati Kapuas di Kuala Kapuas. Sejumlah warga menilai bangunan yang telah berusia lebih dari 30 tahun tersebut perlu mendapat perhatian serius melalui renovasi menyeluruh karena sejumlah bagian gedung dilaporkan mengalami kerusakan akibat faktor usia. (Foto: TikamPost.id)

Tampak kondisi Kantor Bupati Kapuas di Kuala Kapuas. Sejumlah warga menilai bangunan yang telah berusia lebih dari 30 tahun tersebut perlu mendapat perhatian serius melalui renovasi menyeluruh karena sejumlah bagian gedung dilaporkan mengalami kerusakan akibat faktor usia. (Foto: TikamPost.id)

Kuala Kapuas, TikamPost.id – Sejumlah warga Kabupaten Kapuas menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi Kantor Bupati Kapuas yang dinilai sudah berusia tua dan belum pernah mengalami renovasi besar maupun pembangunan gedung baru selama lebih dari tiga dekade.

Salah seorang warga yang meminta namanya disamarkan dengan inisial Mas, Senin (2/6/2026), mengungkapkan bahwa kondisi kantor pemerintahan tersebut sudah tidak lagi mencerminkan sebagai pusat pelayanan masyarakat di kabupaten tertua di Kalimantan Tengah.

Menurutnya, sejak masa kepemimpinan almarhum Ir. Burhanudin Ali, bangunan Kantor Bupati Kapuas belum pernah mendapatkan renovasi menyeluruh maupun pembangunan gedung baru.

“Selama yang saya ketahui, kantor ini belum pernah direnovasi secara total, apalagi dibangun baru,” ujarnya.

Mas mengaku pernah mengunjungi sejumlah daerah lain di Kalimantan Tengah, seperti Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Gunung Mas, hingga Kota Palangka Raya. Menurutnya, kantor pemerintahan di daerah-daerah tersebut telah memiliki bangunan yang lebih representatif.

Baca Juga :  DPD Partai Golkar Pesibar Tebar Kepedulian Lewat Kurban, Sembelih Satu Ekor Sapi untuk Kader dan Masyarakat

Ia pun mempertanyakan mengapa Kabupaten Kapuas yang dikenal sebagai kabupaten tertua di Kalimantan Tengah belum memiliki kantor bupati yang lebih layak dan modern.

“Kapuas merupakan kabupaten tertua di Kalimantan Tengah, tetapi kantor bupatinya masih seperti itu. Seharusnya mendapat perhatian dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” katanya.

Lebih lanjut, Mas menilai kondisi fisik bangunan saat ini sudah memerlukan perhatian serius. Beberapa bagian gedung disebut mengalami kerusakan akibat faktor usia.

“Lantainya ada yang turun karena pondasi mulai amblas. Atap, plafon, dan beberapa tiang juga terlihat mengalami kerusakan. Selain itu, dinding ada yang terkelupas dan keramik lantai banyak yang pecah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Korem Karawaci Berbagi Takjil kepada Masyarakat di Teluknaga

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas pelayanan publik serta dapat membahayakan masyarakat maupun aparatur yang beraktivitas di lingkungan Kantor Bupati Kapuas.

Karena itu, ia berharap pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Kapuas dapat segera melakukan renovasi menyeluruh terhadap bangunan tersebut.

“Kami berharap ada renovasi total agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Sebagai warga Kapuas, Mas juga berharap pemerintah daerah dapat merencanakan pembangunan Kantor Bupati Kapuas yang baru dan lebih representatif sehingga sejajar dengan kantor pemerintahan daerah lainnya di Kalimantan Tengah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Dr. Usis Sangkai, S.Hut., M.Si, saat dikonfirmasi terkait kondisi Kantor Bupati Kapuas, hingga berita ini diturunkan masih menunggu tanggapan resmi.

Penulis : Moh. Sariansyah

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Dinkesda Sangihe Imbau Warga Waspadai Ancaman Hantavirus
Pemerintah Desa Ramsai Sambut Peserta PKL SMK Tunas Wiyata
Dinkesda Sangihe Libatkan Kader hingga Kelurahan, SANTER-TB Kejar Target Eliminasi TBC 2030
Pustu Mahena Terbengkalai Sejak 2018, Warga Desak Pemkab Sangihe Segera Bertindak
Imigrasi Tahuna: Informasi Terkait Dua WNA China Masih Tahap Penyelidikan
Bendera Merah Putih Sobek dan Kusam Masih Berkibar di Depan Kantor SPPG, Warga Soroti Kurangnya Perawatan
Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:42 WIB

Kantor Bupati Kapuas Belum Pernah Direnovasi Selama Lebih dari 30 Tahun, Warga Pertanyakan Perhatian Pemerintah

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:54 WIB

Dinkesda Sangihe Imbau Warga Waspadai Ancaman Hantavirus

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:41 WIB

Pemerintah Desa Ramsai Sambut Peserta PKL SMK Tunas Wiyata

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:53 WIB

Dinkesda Sangihe Libatkan Kader hingga Kelurahan, SANTER-TB Kejar Target Eliminasi TBC 2030

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:48 WIB

Pustu Mahena Terbengkalai Sejak 2018, Warga Desak Pemkab Sangihe Segera Bertindak

Berita Terbaru

Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Handri Pasandaran, mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap Hantavirus dengan menjaga kebersihan lingkungan dan mengendalikan populasi tikus di sekitar permukiman. (Foto: Istimewa)

DAERAH

Dinkesda Sangihe Imbau Warga Waspadai Ancaman Hantavirus

Jumat, 5 Jun 2026 - 15:54 WIB