Kondisi Jalan Simpang Neki–Simpang Asam Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAY KANAN, Tikampost.id — Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Way Kanan kembali menjadi sorotan masyarakat. Ruas jalan Simpang Neki menuju Simpang Asam dilaporkan mengalami kerusakan parah dan dipenuhi genangan air, Rabu (17/6/2026).

Kerusakan tersebut dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas warga serta perputaran ekonomi di wilayah sekitar.

Berdasarkan pantauan warga setempat, Adi Tri Wijaya, kondisi jalan terlihat memprihatinkan. Badan jalan dipenuhi lubang besar, lapisan aspal mengelupas, serta genangan air keruh yang menutupi permukaan jalan sehingga berpotensi membahayakan pengguna, khususnya pengendara roda dua.

Hambat Mobilitas dan Aktivitas Ekonomi

Adi Tri Wijaya mengungkapkan, kerusakan jalan tersebut telah lama dikeluhkan masyarakat, namun hingga kini belum terlihat adanya penanganan maksimal dari pihak terkait.

“Jangan hanya berita yang bagus-bagus saja yang diangkat. Ini juga menyangkut kemajuan daerah. Aktivitas ekonomi masyarakat sangat bergantung pada kondisi infrastruktur jalan,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Dharmasraya Hadiri Malam Resepsi HUT Undhari Ke-17

Ia berharap pemerintah daerah maupun provinsi dapat segera memberikan perhatian serius agar kondisi jalan tidak semakin memburuk.

Keluhan Warga Ramai di Media Sosial

Unggahan terkait kondisi jalan tersebut turut menuai beragam tanggapan dari masyarakat di media sosial. Sejumlah warga mengaku telah lama menunggu perbaikan, namun kondisi jalan dinilai belum mengalami perubahan signifikan.

Salah satu warga, Dra Fbrianti, menuliskan, “Dari zaman TK sampai sekarang sudah kerja, jalan ini tidak ada perubahan.”

Komentar tersebut ditanggapi Adi Tri Wijaya dengan nada satir, “Ada perubahannya, makin hancur.”

Keluhan serupa juga disampaikan netizen lain, Febrawaty FaizMa Farhan, yang menyoroti minimnya perhatian terhadap persoalan infrastruktur.

“Katanya cinta daerah, tapi hal penting seperti ini tidak dipublikasikan. Yang tidak penting malah terus diangkat,” tulisnya.

Rangkaian komentar tersebut mencerminkan kekecewaan masyarakat terhadap kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki.

Baca Juga :  Pembangunan Koperasi Merah Putih di Blambangan Umpu Disorot, Tidak Ditemukan Papan Proyek dan Diduga Gunakan Sambungan Listrik Nonprosedural

Harapan Warga dan Peran Pemerintah

Warga berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Way Kanan bersama Pemerintah Provinsi Lampung segera melakukan peninjauan dan perbaikan, setidaknya penanganan darurat guna meminimalisir risiko kecelakaan.

Selain itu, masyarakat juga meminta DPRD Way Kanan turut mengawal serta memastikan anggaran perbaikan ruas Simpang Neki–Simpang Asam dapat masuk dalam prioritas pembangunan tahun 2026.

Imbauan Keselamatan

Sementara perbaikan belum dilakukan, pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan, serta waspada terhadap genangan air yang berpotensi menutupi lubang jalan.

Konfirmasi Pihak Terkait

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Way Kanan belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi ruas jalan Simpang Neki–Simpang Asam. Tikampost.id masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait guna memperoleh penjelasan lebih lanjut mengenai rencana perbaikan maupun penanganan jalan tersebut.

Penulis : Hendri Darmawan

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Surat ke EVP KAI Daop 1 Tak Direspons, Warga Akan Laporkan Dugaan BTS di Zona Rel ke Ditjen Perkeretaapian
Pemkab Pesibar Ikuti Peluncuran Nasional E-Learning ASN Berintegritas Oleh KPK Dan Lan RI
Warga Bandar Sari Keluhkan Dugaan Penghimpunan Dana, Harapkan Kejelasan Pengembalian Dana
Diduga Lemahnya Pengawasan, Kinerja Pendidikan di Kecamatan Lemong Jadi Sorotan
Diduga Langgar Aturan, Sekolah Tahan Ijazah Siswa di Way Kanan, Orang Tua Minta Pemerintah Turun Tangan
Komandan Denpom II/3 Lampung Kunjungi Subdenpom Persiapan Way Kanan, Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Anggota
TPP Guru di Kabupaten Kapuas Tahun Anggaran 2026 Belum Dibayarkan, Jadi Sorotan
Pertalite Langka di Rebang Tangkas, Warga Terpaksa Beli Pertamax Eceran Rp21.000 per Liter

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:22 WIB

Surat ke EVP KAI Daop 1 Tak Direspons, Warga Akan Laporkan Dugaan BTS di Zona Rel ke Ditjen Perkeretaapian

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:46 WIB

Kondisi Jalan Simpang Neki–Simpang Asam Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:45 WIB

Pemkab Pesibar Ikuti Peluncuran Nasional E-Learning ASN Berintegritas Oleh KPK Dan Lan RI

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:51 WIB

Warga Bandar Sari Keluhkan Dugaan Penghimpunan Dana, Harapkan Kejelasan Pengembalian Dana

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:57 WIB

Diduga Lemahnya Pengawasan, Kinerja Pendidikan di Kecamatan Lemong Jadi Sorotan

Berita Terbaru