Aktivitas Pasar di Martapura Kian Sepi, Pedagang Keluhkan Daya Beli Masyarakat Menurun

- Jurnalis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, Oku Timur – TikamPost.id

Aktivitas jual beli di Pasar Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur), kian hari kian sepi. Para pedagang mengeluhkan menurunnya jumlah pembeli yang mereka kaitkan dengan melemahnya daya beli masyarakat.(7/10)

Menurut sejumlah pedagang, kondisi sepi ini terjadi hampir di seluruh los dan lapak, bukan hanya di satu atau dua titik saja.

> “Biasanya pagi-pagi sudah ramai, tapi sekarang pembeli yang datang bisa dihitung jari,” ujar salah satu pedagang di Pasar Martapura, Selasa (…).

Baca Juga :  Dugaan Penyelewengan Dana Desa, Kades Peracak Jaya Diduga Tidak Tepat Sasaran

Hal senada disampaikan Rafki, seorang pedagang di Jalan Jenderal Sudirman. Ia mengatakan, turunnya daya beli masyarakat berdampak langsung pada penurunan omzet.

> “Omzet kami turun drastis. Barang dagangan sulit terjual. Kalau kondisi ini terus berlanjut tanpa solusi, kami khawatir usaha kecil seperti kami tidak akan bertahan lama,” ungkapnya.

Keluhan juga datang dari Bikpat, pedagang makanan di kawasan yang sama.

> “Kalau dulu gorengan yang saya buat selalu habis setiap hari, sekarang sering bersisa banyak,” tuturnya kepada awak media.

Baca Juga :  Diduga Abaikan Aturan, UPTD SMPN 3 Baradatu Tetap Kibarkan Bendera Merah Putih Sobek

Para pedagang menilai, melemahnya daya beli masyarakat diperparah oleh kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok. Hal ini membuat masyarakat semakin berhati-hati dalam berbelanja, bahkan untuk kebutuhan sehari-hari sekalipun.

Mereka berharap pemerintah dapat mengambil langkah konkret untuk memulihkan daya beli masyarakat agar aktivitas pasar kembali bergairah.

> “Kami berharap ada solusi dari pemerintah supaya pasar ramai lagi dan roda ekonomi masyarakat bisa berputar seperti dulu,” pungkas salah satu pedagang.

Berita Terkait

Dilantik sebagai Kadisdikbud Pesisir Barat, Martinus Terima Dukungan Penuh Jajaran Dinas
Kurang dari 6 Jam, Satreskrim Polres Dharmasraya Ungkap Kasus Penggelapan Motor.
Proyek Renovasi Madrasah Rp25,48 Miliar di Pesisir Barat Disorot, Transparansi dan Pengawasan Dipertanyakan
Polres Dharmasraya Terima Kunjungan dan Arahan Wakapolda Sumbar, Tekankan Soliditas dan Profesionalisme.
Selamat dan Sukses, Marnentinus Dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat
KSOP Pulang Pisau Serahkan 37 E-Pas Kecil kepada Nelayan Kapuas, Dorong Legalitas dan Keselamatan Pelayaran
Kapolres Pesisir Barat Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Blambangan Umpu Disorot, Tidak Ditemukan Papan Proyek dan Diduga Gunakan Sambungan Listrik Nonprosedural

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:25 WIB

Dilantik sebagai Kadisdikbud Pesisir Barat, Martinus Terima Dukungan Penuh Jajaran Dinas

Minggu, 19 April 2026 - 20:34 WIB

Kurang dari 6 Jam, Satreskrim Polres Dharmasraya Ungkap Kasus Penggelapan Motor.

Minggu, 19 April 2026 - 20:29 WIB

Proyek Renovasi Madrasah Rp25,48 Miliar di Pesisir Barat Disorot, Transparansi dan Pengawasan Dipertanyakan

Sabtu, 18 April 2026 - 12:11 WIB

Polres Dharmasraya Terima Kunjungan dan Arahan Wakapolda Sumbar, Tekankan Soliditas dan Profesionalisme.

Kamis, 16 April 2026 - 13:37 WIB

KSOP Pulang Pisau Serahkan 37 E-Pas Kecil kepada Nelayan Kapuas, Dorong Legalitas dan Keselamatan Pelayaran

Berita Terbaru