Home / BMKG / NEWS

Atap Boarding Lounge Terminal 3 Soetta Jebol Diterjang Hujan Deras, Operasional Tetap Berjalan

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tangerang menyebabkan atap Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta jebol, Senin (6/4/2026) siang. Insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tangerang menyebabkan atap Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta jebol, Senin (6/4/2026) siang. Insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

TANGERANG, TIKAMPOST — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tangerang menyebabkan atap Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta jebol, Senin (6/4/2026) siang. Insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa ini sempat mengundang kepanikan penumpang yang berada di sekitar lokasi. Berdasarkan rekaman video yang beredar di media sosial Instagram @jakarta.terkini, awalnya air hanya menetes dari bagian atap. Namun, tak berselang lama, struktur atap ambruk dan air mengucur deras. Penumpang yang berada di area tersebut segera berlarian menjauh untuk menyelamatkan diri.

Assistant Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan, menyampaikan bahwa kondisi di lokasi kini telah kembali normal dan operasional bandara tetap berjalan lancar.

“Gangguan hanya terjadi di satu titik atap dan berlangsung sekitar lima menit. Petugas operasional langsung melakukan penanganan dengan membersihkan area terdampak serta membatasi akses, sehingga situasi dapat segera dikendalikan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (6/4/2026) sore.

Baca Juga :  Diduga Kebal Hukum, Aktivitas Tambang Ilegal di Bowone Sangihe Abaikan Instruksi Presiden

Meski kejadian berlangsung singkat, cuaca ekstrem turut berdampak pada aktivitas penerbangan. Data dari Airport Operation Control Center (AOCC) mencatat sebanyak 12 penerbangan dialihkan ke bandara lain (divert), 14 penerbangan melakukan holding, 13 penerbangan melakukan go-around, serta satu penerbangan kembali ke apron (return to apron/RTA).

Pihak bandara juga terus melakukan koordinasi intensif bersama AirNav Indonesia, maskapai, serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan.

Selain itu, pengawasan terhadap seluruh fasilitas bandara dilakukan secara ketat selama 24 jam, termasuk pada infrastruktur bangunan. Sterilisasi area juga dilakukan apabila ditemukan potensi gangguan, guna meminimalkan risiko bagi penumpang maupun petugas.

Sementara itu, fasilitas sisi udara seperti landasan pacu (runway), jalur taksi (taxiway), dan apron dilaporkan dalam kondisi baik serta tetap dapat digunakan secara normal tanpa adanya genangan yang mengganggu pergerakan pesawat.

Baca Juga :  Wabup Leli Arni Lantik 46 Pejabat di Lingkup Pemkab Dharmasraya

Sebagai langkah antisipasi, pengguna jasa bandara diimbau untuk selalu memantau informasi jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai maupun layar informasi bandara, serta datang lebih awal guna menghindari potensi keterlambatan akibat kondisi cuaca.

Peringatan Cuaca

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jabodetabek selama empat hari ke depan, terhitung sejak Senin (6/4/2026) hingga Kamis (9/4/2026).

Pada Senin (6/4/2026), BMKG menetapkan status Siaga (hujan lebat hingga sangat lebat) di sejumlah wilayah Jakarta, meliputi Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan, serta wilayah penyangga seperti Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Bogor.

Sementara itu, status Waspada (hujan sedang hingga lebat) berlaku untuk wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Kepulauan Seribu, serta daerah penyangga seperti Bekasi dan Depok.

Penulis : Yasin Kesuma

Editor : Tikampost

Berita Terkait

KSOP Pulang Pisau Serahkan 37 E-Pas Kecil kepada Nelayan Kapuas, Dorong Legalitas dan Keselamatan Pelayaran
Tempat Pijat di Cengkareng Kembali Beroperasi, Warga Soroti Dugaan Aktivitas Menyimpang
Kapolres Pesisir Barat Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Blambangan Umpu Disorot, Tidak Ditemukan Papan Proyek dan Diduga Gunakan Sambungan Listrik Nonprosedural
Jalan Tanggul Timur Kapuk Ditutup Permanen oleh Ahli Waris, Tuntut Penyelesaian Status Lahan 45 Tahun Belum Dibayar
Wapimpred Tikam Post Desak APH Tindak Tegas Dugaan Tambang Batu Ilegal di Bukit Gemuruh
Rencana TPS di Bereng Dikritik, Dinilai Berpotensi Picu Kecelakaan
Polres Dharmasraya Terima Kunjungan Gaktibplin Bid Propam Polda Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 13:37 WIB

KSOP Pulang Pisau Serahkan 37 E-Pas Kecil kepada Nelayan Kapuas, Dorong Legalitas dan Keselamatan Pelayaran

Selasa, 14 April 2026 - 17:42 WIB

Tempat Pijat di Cengkareng Kembali Beroperasi, Warga Soroti Dugaan Aktivitas Menyimpang

Senin, 13 April 2026 - 16:42 WIB

Kapolres Pesisir Barat Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

Senin, 13 April 2026 - 15:50 WIB

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Blambangan Umpu Disorot, Tidak Ditemukan Papan Proyek dan Diduga Gunakan Sambungan Listrik Nonprosedural

Senin, 13 April 2026 - 13:49 WIB

Jalan Tanggul Timur Kapuk Ditutup Permanen oleh Ahli Waris, Tuntut Penyelesaian Status Lahan 45 Tahun Belum Dibayar

Berita Terbaru