Diduga Ada Penyimpangan Dana BOS di SMP Negeri 02 Jayapura OKU Timur

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKU TIMUR, Tikampost – Dugaan penyimpangan dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 02 kecamatan Jayapura, Kabupaten OKU Timur, tahun anggaran 2024, mencuat ke permukaan. Nilai dugaan penyimpangan ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Temuan ini diungkap setelah tim media Tikampost melakukan penelusuran dan kajian terhadap dua pos anggaran yang dinilai tidak relevan dengan realisasi di lapangan. Besarnya dugaan penyimpangan tersebut berpotensi menimbulkan kerugian negara.

Berdasarkan data yang dihimpun, rincian anggaran Dana BOS yang diduga tidak digunakan sebagaimana mestinya antara lain:

Pemeliharaan sarana dan prasarana tahap pertama: Rp10.020.000 (sepuluh juta dua puluh ribu rupiah)

Baca Juga :  Kejari Dharmasraya Pastikan Seluruh Pegawai Bebas Narkoba Lewat Tes Urine Massal

Pemeliharaan sarana dan prasarana tahap kedua: Rp14.152.500 (empat belas juta seratus lima puluh dua ribu lima ratus rupiah)

Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, anggaran pemeliharaan dengan nilai cukup besar tersebut tidak terlihat terealisasi. Kondisi sekolah masih memprihatinkan, dengan lantai yang pecah, cat dinding mengelupas, dan sejumlah bagian plafon yang rusak.

Ketika awak media berupaya mengonfirmasi Kepala SMPN 02 Jayapura, Dian Subrata, terkait penggunaan Dana BOS tersebut, yang bersangkutan tidak memberikan keterangan dan tampak kebingungan.

Baca Juga :  Sinkronisasi Program Pembangunan Pekon Gedau, Pesisir Barat

Dugaan penyimpangan Dana BOS ini dinilai sebagai bentuk pengkhianatan terhadap hak dasar masyarakat. Dana BOS sejatinya diperuntukkan untuk menjamin pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan, bukan menjadi ajang penyalahgunaan.

Sebagai kontrol sosial, Tikampost meminta aparat penegak hukum (APH) menindaklanjuti dugaan ini dan memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai pertanggungjawaban.

Jika benar terjadi, penyimpangan ini dapat berdampak serius pada proses belajar mengajar, menurunkan mutu sekolah, dan mengganggu profesionalisme guru serta tenaga pendidik.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMPN 02 Jayapura belum memberikan klarifikasi resmi.

(Tim Tikampost)

Berita Terkait

DIDUGA OKNUM LAPAK KARET GUNAKAN SURAT REKOMENDASI PALSU, IZIN LINGKUNGAN DIPERTANYAKAN
Kejari Dharmasraya Pastikan Seluruh Pegawai Bebas Narkoba Lewat Tes Urine Massal
Saldo Dana Hilang, Pengguna Geram Layanan Bantuan dibuat Otomatis
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Dharmasraya Gelar Bhakti Religi di Ponpes Pembangunan Pulau Punjung
Almamater Lima Soroti Selisih Data Luas Taman Potret, Desak TangCity dan Pemkot Beri Klarifikasi
Jalan di Kampung Bandar Sari Rusak Parah, Diduga Dampak Aktivitas Truk Pengangkut Batu Gunung
INFORMASI WARGA: DIDUGA ADA PENGHIMPUNAN DANA BERKEDOK KOPERASI DAN ARISAN DI KAMPUNG BANDAR SARI
Satreskrim Polres Pesisir Barat dan Polsek Pesisir Tengah Gagalkan Penyelundupan 9.000 Benih Bening Lobster Senilai Rp1,3 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:13 WIB

DIDUGA OKNUM LAPAK KARET GUNAKAN SURAT REKOMENDASI PALSU, IZIN LINGKUNGAN DIPERTANYAKAN

Senin, 29 Juni 2026 - 19:09 WIB

Kejari Dharmasraya Pastikan Seluruh Pegawai Bebas Narkoba Lewat Tes Urine Massal

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:57 WIB

Saldo Dana Hilang, Pengguna Geram Layanan Bantuan dibuat Otomatis

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:33 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Dharmasraya Gelar Bhakti Religi di Ponpes Pembangunan Pulau Punjung

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:39 WIB

Almamater Lima Soroti Selisih Data Luas Taman Potret, Desak TangCity dan Pemkot Beri Klarifikasi

Berita Terbaru