Dugaan Korupsi Dana Desa di Kampung Mekar Jaya, Way Kanan: Inspektorat dan APH Didesak Periksa Kepala Kampung

- Jurnalis

Kamis, 12 Juni 2025 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAY KANAN – Beredar informasi di media online Kabupaten Way Kanan mengenai dugaan penyalahgunaan dana desa (DD) tahun 2023-2024 oleh seorang oknum kepala kampung (SL) di Kecamatan Bahuga. Dugaan ini muncul berdasarkan foto-foto kegiatan pembangunan fisik yang dipertanyakan.  Foto-foto tersebut menjadi dasar laporan kepada pihak terkait dan aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan audit terhadap penggunaan DD tahun 2023 dan 2024, meliputi pembangunan, pemberdayaan, pembinaan, dan belanja barang/jasa.

Baca Juga :  RAPAT EVALUASI SENTRA GAKKUMDU KABUPATEN DHARMASRAYA PADA PEMILIHAN TAHUN 2024 DI HOTEL ROCKY PADANG

Dugaan penyalahgunaan jabatan dan wewenang oleh SL meliputi dugaan tindak pidana korupsi terkait pertanggungjawaban DD tahun 2023, 2024, dan 2025.  Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada SL dan Camat Bahuga, Aliudin Basir, hingga berita ini diturunkan belum membuahkan hasil.  Hal ini semakin memperkuat opini publik terkait dugaan korupsi tersebut.

Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Kabupaten Way Kanan, Indra Jaya Saputra (Indra Pukuk), mendesak instansi terkait untuk segera memanggil dan memeriksa SL.  Ia menekankan pentingnya tindakan pencegahan korupsi yang merugikan masyarakat.

Baca Juga :  Diduga Selewengkan Dana BOS, Kepala SMP Negeri 1 Belitang Dikonfirmasi Media Tikam Post

“Saya berharap Inspektorat segera memanggil dan memeriksa alokasi dana desa tahun anggaran 2023 dan 2024, serta mengambil langkah-langkah kongkrit lainnya sebagai bentuk pengawasan yang profesional,” tegas Indra Pukuk.  Ia menambahkan bahwa FPII mendukung langkah-langkah Inspektorat dan APH dalam penegakan hukum terkait kasus ini dan akan terus memantau perkembangannya.

(INDRA PAISAL) 

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru