Diduga Selewengkan Dana BOS, Kepala SMP Negeri 1 Belitang Dikonfirmasi Media Tikam Post

- Jurnalis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKU Timur, Sumatera Selatan — Dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mencuat di SMP Negeri 1 Belitang, Kecamatan Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur). Kepala sekolah diduga tidak transparan dalam pengelolaan dana BOS tahun anggaran 2024 dan 2025.

 

Berdasarkan data yang diperoleh Media Tikam Post, sekolah tersebut menerima dana BOS tahun 2024 tahap I sebesar Rp52.463.000 dan tahap II sebesar Rp113.430.000. Sementara pada tahun 2025, dana tahap I yang telah dicairkan mencapai Rp105.225.460, dan tahap II saat ini masih dalam proses penyaluran.

Dana BOS semestinya digunakan untuk menunjang kegiatan operasional dan perawatan fasilitas sekolah. Namun, hasil pantauan tim Tikam Post di lapangan menemukan sejumlah kejanggalan, seperti plafon ruang kelas yang pecah dan lantai keramik yang rusak, yang seharusnya sudah diperbaiki menggunakan dana tersebut. Temuan itu menimbulkan dugaan adanya indikasi penyimpangan anggaran.

Baca Juga :  TABLIGH AKBAR NAGARI SUNGAI DUO MENGHADIRKAN BUYA DRS.H.RISTAWARDI DARI PARIAMAN.

Upaya Konfirmasi dari Media Tikam Post

 

Pada Sabtu, 11 Oktober 2025, tim Tikam Post yang dipimpin Kabiro Marwi mendatangi SMP Negeri 1 Belitang untuk melakukan konfirmasi langsung. Namun, Kepala Sekolah Slamet Widodo tidak dapat ditemui karena sedang menghadiri kegiatan lain. Pihak sekolah kemudian meminta agar konfirmasi dilakukan kembali pada Senin, 13 Oktober 2025.

 

Sesuai jadwal, tim Tikam Post kembali datang pada hari yang ditentukan. Mereka diterima langsung oleh Slamet Widodo di ruang kerjanya. Dalam wawancara tersebut, Slamet menyampaikan bahwa dirinya tidak berwenang memberikan keterangan terkait penggunaan dana BOS, dan menyarankan agar pertanyaan disampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Timur.

Namun, saat proses wawancara berlangsung, Kepala Sekolah terlihat kurang kooperatif dan menyampaikan keberatan atas pertanyaan yang diajukan pihak media. Bahkan, ia sempat menyatakan akan menempuh jalur hukum jika pemberitaan tersebut diterbitkan.

Baca Juga :  Bawaslu Dharmasraya gelar rapat Barang milik negara (BMN) gandeng BKD.

 

Menanggapi hal itu, pihak Tikam Post menegaskan bahwa media memiliki hak untuk melakukan peliputan dan publikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, selama pemberitaan berdasarkan fakta dan hasil temuan di lapangan.

 

Harapan untuk Transparansi dan Tindakan Tegas

 

Dengan adanya dugaan penyalahgunaan dana BOS tersebut, Media Tikam Post mendorong agar pihak berwenang, seperti Inspektorat dan Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Timur, segera melakukan pemeriksaan dan audit terhadap pengelolaan dana di SMP Negeri 1 Belitang.

 

Langkah tegas diharapkan dapat memastikan penggunaan dana BOS benar-benar sesuai peruntukannya demi peningkatan mutu pendidikan dan kesejahteraan sekolah.

Penulis : Marwi

Editor : Redaksi TikamPost.id

Sumber Berita: Investigasi Lapangan Media Tikam Post

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru