Kekecewaan Warga Desa Walur atas Persyaratan Pembayaran PBB untuk Menerima Bantuan Beras

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tikampost.id, Pesisir Barat – Warga Desa Walur, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap pemerintah desa setempat. Kekecewaan ini muncul karena syarat penerimaan bantuan sandang pangan berupa beras 20 kg mewajibkan warga telah melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kejadian ini terungkap pada Jumat, 1 Agustus 2025.

 

Baca Juga :  POLDA LAMPUNG GELAR RAKOR LINTAS SEKTORAL PERSIAPAN PENGAMANAN HARI RAYA IDUL FITRI 1446 H

Menurut laporan warga kepada media Tikampost, penerima bantuan diharuskan menunjukkan bukti pembayaran PBB sebelum menerima bantuan. Hal ini dinilai tidak adil dan memberatkan warga, terutama bagi mereka yang belum mampu melunasi PBB. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyatakan kekecewaannya karena pulang tanpa membawa bantuan beras. Ia menilai pemerintah desa tidak mempertimbangkan kondisi masyarakat kecil.

Baca Juga :  7 WNA Filipina Tahanan PSDKP Tahuna Kabur, Diduga Manfaatkan Kapal Barang Bukti

Warga meminta pemerintah terkait untuk menindaklanjuti permasalahan ini. Mereka mempertanyakan apakah aturan tersebut telah ditetapkan secara resmi dan apakah aturan sepihak tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku. Warga berharap pemerintah daerah memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang tidak profesional dan menerapkan aturan yang merugikan masyarakat.

 

(Nurdin)

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru