Lampung Utara, TikamPost.id — Tim Media TikamPost bersama Ketua Ormas GRIB Jaya Kabupaten Lampung Utara, Mulgani, kembali mendatangi Dinas Pendidikan untuk melaporkan temuan terkait pembangunan pagar SMPN 1 Hulu Sungkai yang diduga masih menggunakan pondasi lama yang sudah rapuh, sebagaimana telah diberitakan sebelumnya.
Wakil Kaperwil TikamPost, Erwan Ependi, secara langsung menyampaikan laporan tersebut dan diterima oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Lampung Utara, Tuti Rispasari, M.Pd.
“Laporan ini saya terima dan akan segera saya sampaikan kepada Kabid. Kebetulan beliau sedang tidak berada di kantor karena ada urusan di kejaksaan,” ujar Tuti Rispasari di ruang kerjanya.

Sementara itu, Mulgani selaku pendamping awak media menegaskan bahwa pihaknya meminta laporan ini segera ditindaklanjuti.
“Saya meminta agar laporan ini cepat diproses. Jika tidak ada tindakan, kami akan terus melangkah dan mengawal persoalan ini,” tegas Mulgani, Ketua GRIB Jaya Lampung Utara. Media sebagai kontrol sosial, lanjutnya, akan terus mengawasi pembangunan pagar tersebut.
Diketahui, pembangunan pagar sekolah yang berdiri di atas pondasi lama yang diduga sudah rapuh ini menimbulkan kekhawatiran warga. Dengan nilai anggaran mencapai Rp229.721.000 (dua ratus dua puluh sembilan juta tujuh ratus dua puluh satu ribu rupiah), warga mempertanyakan kualitas dan ketahanan pagar tersebut jika pondasinya tidak dibangun ulang.
Erwan Ependi berharap Dinas Pendidikan segera menindaklanjuti laporan ini. “Jika tidak ada langkah konkret, kami bersama Ormas GRIB Jaya Lampung Utara akan mengambil langkah-langkah selanjutnya,” ujarnya.
Penulis : Tim
Editor : Redaksi TikamPost.id









