Bagan Batu, TikamPost.id — Sebuah video yang diunggah akun Facebook Sahabat Bukit Kodok viral di media sosial dan memicu gelombang kritik terhadap pelayanan Rumah Sakit Awal Bros Bagan Batu. Video tersebut telah ditonton lebih dari dua juta kali dan mendapat ribuan komentar sejak diposting pada Rabu (19/11/2025).
Dalam rekaman itu terlihat konten kreator Sahabat Bukit Kodok bersama rekannya membawa seorang pria dalam kondisi kritis menggunakan mobil pikap untuk mendapatkan pertolongan medis. Setibanya di rumah sakit, warga yang mendampingi pasien mengeluhkan lambannya penanganan awal sehingga terjadi adu mulut dengan petugas keamanan dan pihak rumah sakit.
Ketegangan memuncak ketika pihak rumah sakit melarang proses perekaman video, sementara kondisi pasien disebut sangat kritis dan belum segera ditangani.
Tim TikamPost.id mencoba mengonfirmasi kejadian ini kepada dr. Tari melalui pesan WhatsApp pada Kamis (20/11/2025), namun hingga berita ini ditayangkan belum mendapat respons.
Akun Sahabat Bukit Kodok menuliskan kritik keras dalam unggahannya: “Hilangnya jiwa kemanusiaan RS Awal Bros Bagan Batu, tunggu diramaikan masyarakat dulu baru bergerak.”
Viralnya video tersebut memicu ribuan komentar bernada kecewa dan sinis dari warganet terkait pelayanan darurat rumah sakit. Beberapa komentar yang muncul di antaranya:
“Ini nyawa manusia, kok dibiarkan begitu saja.”
“Bupati harus panggil pihak rumah sakit. Gimana caranya melayani emergensi seperti ini?”
“Apa gunanya ada rumah sakit besar kalau pelayanan darurat lamban?”
“Tutup saja rumah sakit kalau tidak mau melayani orang sekarat.”
“Rumah sakit seperti ini tidak layak diberikan izin.”
Dari penelusuran TikamPost.id, Sahabat Bukit Kodok dikenal sebagai konten kreator di wilayah Bukit Kodok yang aktif dalam kegiatan sosial dan aksi tolong-menolong.
Penulis : Hardi
Editor : Redaksi TikamPost.id










