Mutahar Ungkap Kandungan Nutrisi Pupuk Organik Temuannya, Pemerintah Diminta Beri Perhatian untuk Fasilitas Laboratorium

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DHARMASRAYA —tikampost.id

Inovasi pupuk organik cair hasil temuan Mutahar, warga Jorong Padang Sidondang, Nagari Sitiung, Kecamatan Sitiung, kembali menjadi sorotan. Setelah diakui manjur oleh banyak petani sawit, kini Mutahar mengungkap fakta baru terkait kandungan nutrisi pupuk buatannya, meski hingga kini belum pernah diuji secara resmi di laboratorium berstandar nasional.

Menurut Mutahar, keterbatasan alat menjadi kendala utama. Selama ini, ia hanya mengandalkan perangkat sederhana Soil Parameter Tester untuk mengetahui sebagian kandungan nutrisi dalam pupuknya. Dari alat terbatas itu, terbaca unsur makro N, P, dan K dengan angka yang mengejutkan.

“Adapun kandungan nutrisi yang bisa diketahui, karena pupuk ini belum dilakukan uji laboratorium resmi, hanya menggunakan alat terbatas yaitu Soil Parameter Tester. Terbaca hanya unsur makro-nya yaitu N kisaran 274 ppm, P 381 ppm, dan K 872 ppm. Jika dikonversi ke satuan persen, N 20,55%, P 7,62%, dan K 43,6%. Angka ini sangat tinggi dibanding yang tertera pada label produk pupuk organik cair di pasaran. Saya masih terus mendalami tentang ini, makanya saya ingin sekali memiliki peralatan laboratorium yang cukup,” ungkap Mutahar.

Baca Juga :  Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Angka kandungan unsur makro tersebut jauh melampaui komposisi pupuk organik cair yang umum dijual di pasaran, sehingga temuan ini membuka peluang riset lanjutan dan sertifikasi resmi untuk memastikan mutu serta potensi pemanfaatannya secara luas.

Mutahar menambahkan, kebutuhan paling mendasar dalam pengembangan pupuk organik temuannya adalah fasilitas laboratorium yang memadai, agar formulasi nutrisi dapat diuji dan disesuaikan dengan standar nasional.

Baca Juga :  Dugaan Penyelewengan Dana Desa, Kades Peracak Jaya Diduga Tidak Tepat Sasaran

Di sisi lain, inovasi pupuk organik Mutahar telah banyak membantu petani sawit di Dharmasraya. Beberapa warga mengaku tanaman sawit mereka kembali subur dan tidak lagi mengalami kondisi “atrek”, meski pupuk kimia sulit dijangkau akibat harga mahal.

Dengan potensi besar yang dimiliki, masyarakat berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat memberikan perhatian, terutama dalam hal dukungan peralatan laboratorium, pendampingan, hingga legalitas produk agar inovasi lokal ini bisa berkembang lebih jauh dan membawa manfaat lebih luas bagi petani di Dharmasraya.

Inovasi Mutahar menjadi bukti bahwa kreativitas masyarakat desa mampu membuka peluang besar dalam dunia pertanian, asalkan mendapat dukungan yang memadai.

Penulis : Hasanuddin

Editor : Redaksi TikamPost.id

Berita Terkait

Pertalite Langka di Rebang Tangkas, Warga Terpaksa Beli Pertamax Eceran Rp21.000 per Liter
Patroli Gabungan Lintas Instansi Amankan Way Kanan, Karaoke Lestari Disasar Razia
Laporan Wartawan Disorot, Unggahan Hendri di Media Sosial Tuai Perhatian
Pasar Malam Taman Asri Tetap Beroperasi, Aktivis Soroti Dugaan Pengabaian SE Bupati
DPM-PTSP Way Kanan Tegaskan Tak Ada Izin Jual Miras untuk Karaoke Lestari dan Keza Wili
Perkuat Tata Kelola Transparan, Lapas Way Kanan Optimalkan Program Bebas Peredaran Uang melalui BRIZZI
Warung Madura Mulai Beralih Jual Pertamax, Hindari Risiko Penjualan Pertalite Eceran
Solidaritas Wartawan Way Kanan Laporkan Hendri ke Polres atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:51 WIB

Pertalite Langka di Rebang Tangkas, Warga Terpaksa Beli Pertamax Eceran Rp21.000 per Liter

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:23 WIB

Patroli Gabungan Lintas Instansi Amankan Way Kanan, Karaoke Lestari Disasar Razia

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:39 WIB

Pasar Malam Taman Asri Tetap Beroperasi, Aktivis Soroti Dugaan Pengabaian SE Bupati

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:47 WIB

DPM-PTSP Way Kanan Tegaskan Tak Ada Izin Jual Miras untuk Karaoke Lestari dan Keza Wili

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:07 WIB

Perkuat Tata Kelola Transparan, Lapas Way Kanan Optimalkan Program Bebas Peredaran Uang melalui BRIZZI

Berita Terbaru