Jembatan Saka Lepu di Desa Sei Kayu Ambruk, Akses Pendidikan Terancam

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Saka Lepu atau yang dikenal warga sebagai Jembatan Hilir di RT 01 Desa Sei Kayu, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah,

Jembatan Saka Lepu atau yang dikenal warga sebagai Jembatan Hilir di RT 01 Desa Sei Kayu, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah,

Kuala Kapuas, tikampost.id –
Jembatan Saka Lepu atau yang dikenal warga sebagai Jembatan Hilir di RT 01 Desa Sei Kayu, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, dilaporkan ambruk dan tidak dapat difungsikan. Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas warga, terutama anak-anak sekolah yang setiap hari melintas menuju SDN 1 Sei Kayu.

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi jembatan sudah sangat memprihatinkan. Struktur bangunan miring, sebagian amblas, serta ditumbuhi semak belukar. Jembatan yang sebelumnya menjadi jalur alternatif utama kini tidak dapat dilalui, memaksa warga memutar melalui jalan raya yang jaraknya lebih jauh dan dinilai rawan kecelakaan.

Salah seorang warga setempat, Raniah, mengungkapkan bahwa jembatan tersebut dibangun pada masa pemerintahan Kepala Desa terdahulu, Markurius Ramba. Setelah pergantian kepemimpinan, jembatan tersebut tidak lagi mendapat perbaikan hingga akhirnya ambruk.

“Jembatan ini sudah lama berdiri, tapi ambruknya terjadi setelah kades sebelumnya tidak menjabat lagi dan dilanjutkan oleh kades yang sekarang,” ujar Raniah saat diwawancarai di kediamannya, Senin (09/02/2026).

Baca Juga :  Viral Kawal Mobil Oleng di Tol Jakpek Kakorlantas Apresiasi Sopir Truk Wingbox

Raniah juga menyoroti janji politik Kepala Desa Sei Kayu saat ini, Sudarsono, yang sempat disampaikan sebelum pemilihan kepala desa. Menurutnya, janji tersebut hingga kini belum terealisasi.

“Sebelum terpilih, beliau pernah berjanji di depan jembatan ini, kalau duduk jadi kepala desa, jembatan akan segera diperbaiki. Tapi setelah terpilih, janji itu tidak kunjung ditepati,” katanya.

Lebih lanjut, Raniah menyebutkan bahwa Kepala Desa Sei Kayu bahkan pernah menyatakan jembatan tersebut sebagai “jembatan mati” dengan alasan sudah tidak ada penduduk di wilayah tersebut.

“Pernyataan itu membuat kami heran. Di sini masih banyak warga. Jembatan ini jalan alternatif utama anak-anak menuju sekolah. Kalau harus lewat jalan raya, jaraknya jauh dan sangat rawan kecelakaan,” tegasnya.

Kondisi ini dinilai berpotensi menghambat hak dasar anak untuk memperoleh akses pendidikan yang aman serta mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Sei Kayu, Sudarsono, saat dikonfirmasi mengakui bahwa Jembatan Saka Lepu merupakan bangunan lama peninggalan kepala desa sebelumnya. Ia juga menyebutkan adanya satu jembatan lain, yakni Jembatan Saka Kambalitan, yang mengalami kerusakan serupa.

Baca Juga :  Ketua DPRD Dharmasraya Hadiri Penutupan TMMD ke-125

“Tahun lalu sebenarnya sudah kami anggarkan melalui dana desa untuk memperbaiki kedua jembatan itu. Namun sebagian dana desa ditarik kembali ke pusat sehingga anggaran tidak mencukupi dan perbaikan tidak dapat dilaksanakan,” jelasnya.

Sudarsono menambahkan, pihak pemerintah desa telah mengusulkan perbaikan kedua jembatan tersebut melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan saat ini masih menunggu realisasi dari pemerintah daerah.

“Beberapa waktu lalu juga sudah ada pihak dari instansi terkait Kabupaten Kapuas yang meninjau lokasi. Mudah-mudahan bisa direalisasikan tahun ini,” ujarnya.

Hingga kini, warga Desa Sei Kayu berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kapuas agar pembangunan kembali Jembatan Saka Lepu segera direalisasikan demi menjamin keselamatan, akses pendidikan, serta kelangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.

Penulis : Moh. Sariansyah

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Satpol PP Kelurahan Kapuk Ucapkan Selamat HUT ke-81 TNI
KSOP Pulang Pisau dan Kejari Perkuat Sinergitas Antarinstansi
Wali Kota Arifin Sambut Pelaksanaan UKW di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
Antisipasi Balap Liar, Polsek Sungai Rumbai Amankan 9 Sepeda Motor.
Dua Residivis Diduga Edarkan Sabu Kembali Diciduk Polres Dharmasraya, Sejumlah BB Diamankan
LBH Adhibrata Bantah Combet Dikuasai Pribadi, Minta Pengelolaan Diperiksa Berdasarkan Dokumen
Terduga Pelaku Peredaran Narkoba Digerebek Tengah Malam, Oknum PNS Diamankan
Warga Soroti Penanganan Banjir Bandang, Minta Pemerintah Buka Data Bantuan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Satpol PP Kelurahan Kapuk Ucapkan Selamat HUT ke-81 TNI

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:38 WIB

KSOP Pulang Pisau dan Kejari Perkuat Sinergitas Antarinstansi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Wali Kota Arifin Sambut Pelaksanaan UKW di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Antisipasi Balap Liar, Polsek Sungai Rumbai Amankan 9 Sepeda Motor.

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:34 WIB

LBH Adhibrata Bantah Combet Dikuasai Pribadi, Minta Pengelolaan Diperiksa Berdasarkan Dokumen

Berita Terbaru