Organisasi Mahasiswa Desak Pemkab Tangerang Tindak Tegas Truk Tambang Usai Korban Jiwa

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang — Sejumlah organisasi mahasiswa di Kabupaten Tangerang mendesak pemerintah daerah dan Dinas Perhubungan untuk bertanggung jawab atas maraknya aktivitas truk tambang yang diduga menjadi penyebab kecelakaan hingga menimbulkan korban jiwa.
Desakan tersebut disampaikan oleh LMND, PC HIKMAHBUDHI, dan IMM Kabupaten Tangerang menyusul insiden kecelakaan yang terjadi pada 8 Mei 2026 dan mengakibatkan korban jiwa.
Dalam pernyataan sikapnya, ketiga organisasi tersebut menilai bahwa pemerintah daerah, khususnya Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, belum optimal dalam melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap operasional truk tambang di wilayah tersebut.
“Masyarakat setiap hari menggunakan jalan umum, namun kondisi di lapangan dinilai belum sepenuhnya aman akibat masih adanya truk tambang yang diduga melanggar aturan, seperti melebihi kapasitas muatan dan melintas di luar jam operasional,” demikian pernyataan yang disampaikan.
Mereka juga menyoroti keluhan masyarakat yang disebut telah berlangsung lama terkait aktivitas truk tambang yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Atas kondisi tersebut, organisasi mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah, antara lain:
Penindakan terhadap truk tambang yang melanggar aturan operasional.
Evaluasi terhadap izin dan jalur operasional truk tambang.
Peningkatan pengawasan oleh instansi terkait.
Prioritas terhadap keselamatan masyarakat pengguna jalan.
Transparansi penanganan kasus kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa.
Selain itu, mereka juga menyatakan akan melakukan aksi sebagai bentuk kontrol sosial apabila tidak ada langkah konkret dari pemerintah dalam waktu dekat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan tersebut.
Kasus kecelakaan yang melibatkan truk tambang kembali menjadi perhatian publik dan memunculkan dorongan agar pemerintah daerah meningkatkan pengawasan demi menjamin keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga :  Pasangan Calon No urut 1 H. Safriadi Oyon H. Hamzah Sulaiman Dengan sebutan SAHABAT.

Penulis : Tim

Editor : Tikampost

Berita Terkait

“PTUN TANJUNG KARANG BONGKAR KEKELIRUAN FATAL KOMISI INFORMASI LAMPUNG DALAM MEMUTUS SENGKETA INFORMASI PUBLIK
Dugaan Pencurian Arus Listrik di Way Kanan Diselidiki, Media Mengaku Terima Tawaran Penghentian Pemberitaan
Sidang Praperadilan di Pulang Pisau Uji Profesionalitas Penyidik
Seluruh Koalisi Gabungan Kelompok Tani Hutan Gelar Pertemuan, Soroti Sengketa Lahan di OKU Timur
Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap Satresnarkoba Polres Dharmasraya
Harga Karet Naik Signifikan, Aktivitas Ekonomi di Martapura OKU Timur Menggeliat
Puluhan Tahun Rusak, Jalan Sei Lasar di Palingkau Baru Tak Kunjung Diperbaiki
PJU Padam Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bereng Minta Transparan Soal Dana Penerangan Jalan

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:32 WIB

“PTUN TANJUNG KARANG BONGKAR KEKELIRUAN FATAL KOMISI INFORMASI LAMPUNG DALAM MEMUTUS SENGKETA INFORMASI PUBLIK

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:14 WIB

Organisasi Mahasiswa Desak Pemkab Tangerang Tindak Tegas Truk Tambang Usai Korban Jiwa

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:18 WIB

Dugaan Pencurian Arus Listrik di Way Kanan Diselidiki, Media Mengaku Terima Tawaran Penghentian Pemberitaan

Senin, 11 Mei 2026 - 18:57 WIB

Sidang Praperadilan di Pulang Pisau Uji Profesionalitas Penyidik

Senin, 11 Mei 2026 - 10:18 WIB

Seluruh Koalisi Gabungan Kelompok Tani Hutan Gelar Pertemuan, Soroti Sengketa Lahan di OKU Timur

Berita Terbaru