KEPALA SEKOLAH *PAUD* DORI MELAKUKAN MARK UP DATA ANAK DIDIKNYA DIDUGA KARENA MERASA HEBAT DAN KEBAL HUKUM

- Jurnalis

Rabu, 19 Februari 2025 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waykanan – Tikampost.id

Kepala Sekolah Paud Dori Bernama Linda Utari SH.(Ibu kakam desa srimenanti dan Mantan Anggota DPRD Waykanan) Melakukan penambahan jumlah peserta didiknya di paud Dori yang beralamat didesa srimenanti kec negara batin kabupaten Waykanan Lampung.

 

Dari investigasi team media dilapangan diketahui jumlah Asli peserta didik paud dori itu berjumlah 9orang tetapi dalam data Dapodik berjumlah 18orang. Dan Anehnya Hal ini pun sudah diketahui DINAS PENDIDIKAN WAYKANAN (Kabid pendidikan Waykanan bernama Waluyo)

Baca Juga :  Kasudin Pendidikan Jakarta Barat I Klarifikasi Terkait Pemberitaan Kasus Pelecehan di SMK Cengkareng

Anehnya pihak dari dinas pendidikan Waykanan belum juga memberikan sanksi tegas kepada kepala sekolah paud dori..dan diduga kuat mereka sudah kongkalikong!!

 

Terkait Data dan Bukti atas Mark up data yang dilakukan Linda Utari.Team media yang terdiri dari 4 orang, sudah melakukan pelaporan ke Kejaksaan Negri kabupaten waykanan, pada bulan lalu 14januari 2025. Tetapi sampai berita ini dibuat Belum ada pihak2 terkait memberikan sanksi kepada Pelaku tersebut.

Atas lambatnya penanganan kasus ini Dikabupaten Waykanan . beberapa oknum media didampingi LSM dan Team Advokat akan melakukan pelaporan APH diprovinsi Lampung.Agar Pelaku Mark Up data Diproses Hukum sesuai aturan yang hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Warga Ambil Paket Ganda, Gubernur Kalimantan Tengah Geram di Lokasi Pasar Murah

 

Kita akan Lihat sekebal apakah Linda Utari sampai dia tidak bisa di proses hukum oleh APH karena perbuatannya melakukan Mark up yang telah merugikan keuangan negara

Dan Kita akan terus mengawal kasus ini sampai pelaku Diproses hukum karna perbuatan nya yang telah merugikan banyak pihak imbuh.Hendrik

 

(Red)

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru