MTs Hidayatuth Tholibih Muara Sungkai Butuh Perhatian dan Bantuan Kemenag

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara – Tikampost.id

Madrasah Tsanawiyah (MTs) Hidayatuth Tholibih yang berlokasi di Karang Rejo II, Kecamatan Muara Sungkai, Lampung Utara, hingga kini masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana. Berdiri sejak tahun 2008–2009, madrasah ini tercatat belum pernah menerima bantuan pembangunan dari Kementerian Agama hingga tahun 2025.

Senin (24/01/2025)

Saat ini, MTs Hidayatuth Tholibih hanya memiliki sembilan ruang belajar dan satu ruang kantor, sehingga total bangunan yang tersedia baru 10 ruang. Kondisi tersebut dinilai jauh dari cukup untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, terlebih jumlah siswa telah mencapai 220 orang.

Baca Juga :  Puluhan Ekor Sapi Bantuan Dana Desa Diduga Raib, Warga Muara Dadahup Heboh

 

Ironisnya, proses pendidikan di madrasah ini ditopang oleh 23 guru honorer dan hanya satu guru PNS. Guru PNS tersebut pun merupakan penugasan langsung dari Kemenag, meski sarana prasarana yang ada masih sangat terbatas. Beberapa ruang belajar bahkan telah dinilai tidak layak pakai, sementara kebutuhan penambahan ruangan semakin mendesak.

 

Pihak sekolah mengungkapkan, proposal pengajuan pembangunan telah disampaikan berulang kali. Namun hingga kini, belum ada realisasi bantuan yang diterima. Akibatnya, beberapa kelas terpaksa bergantian menggunakan ruang belajar yang tersedia.

Baca Juga :  Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta Api di Martapura

 

“Kami sudah berdiri sejak 2008–2009, tapi sampai 2025 ini belum pernah tersentuh bantuan Kemenag. Sementara jumlah siswa terus bertambah,” ujar Kepala MTs Hidayatuth Tholibih, Nasrudin.

 

Tokoh masyarakat setempat berharap pemerintah, khususnya Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara, dapat turun langsung meninjau kondisi madrasah tersebut. Menurut mereka, pendidikan adalah fondasi pembangunan, sehingga kelalaian dalam penyediaan fasilitas dasar dapat berdampak panjang terhadap masa depan para pelajar.

Penulis : Marto

Editor : Redaksi TikamPost.id

Berita Terkait

Kebakaran Toko Kue “Matahari” di Pasar Ciputat Timur, Kerugian Capai Rp70 Juta
Trotoar Bintaro Jaya Ramai Dibicarakan, Pengguna Stroller Soroti Pembatas Jalan
Polres Dharmasraya Amankan Terduga Pelaku Persetubuhan terhadap Anak.
Kapolres Dharmasraya Bentuk Program Ojek Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat.
Bendungan di Way Tuba Rusak dan Tak Terawat, Warga Minta PUPR Lampung Segera Perbaiki
Kapolres Dharmasraya Satukan Persepsi Aparat Penegak Hukum Hadapi Implementasi KUHAP Baru.
Kapolres Dharmasraya Imbau Masyarakat Rayakan Final Piala Dunia 2026 dengan Aman, Tertib, dan Sportif
Kapolres Dharmasraya Sosialisasikan Commander Wish Kapolda Sumbar, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Prima

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:55 WIB

Kebakaran Toko Kue “Matahari” di Pasar Ciputat Timur, Kerugian Capai Rp70 Juta

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:20 WIB

Polres Dharmasraya Amankan Terduga Pelaku Persetubuhan terhadap Anak.

Senin, 20 Juli 2026 - 23:02 WIB

Kapolres Dharmasraya Bentuk Program Ojek Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat.

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:48 WIB

Bendungan di Way Tuba Rusak dan Tak Terawat, Warga Minta PUPR Lampung Segera Perbaiki

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:31 WIB

Kapolres Dharmasraya Satukan Persepsi Aparat Penegak Hukum Hadapi Implementasi KUHAP Baru.

Berita Terbaru