Sekolah Dasar Negeri 42 Krui: Kondisi Memprihatinkan, Tak Layak untuk Kegiatan Belajar-Mengajar

- Jurnalis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tikampost.id, Pesisir Barat – Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 42 Krui di Pekon Pekonmon, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, memprihatinkan dan dinilai tidak layak untuk kegiatan belajar-mengajar.  Pantauan Tim Tikampost pada Jumat, 4 Juli 2025, menunjukkan sejumlah kerusakan parah di berbagai bagian sekolah.  Banyak lokal kelas yang atapnya rusak dan tanpa plafon, sementara toilet siswa tidak berfungsi.

Warga sekitar dan wali murid mengaku kecewa dan khawatir dengan kondisi sekolah yang jauh dari layak.  Mereka merasa anak-anak mereka tidak aman dan terkesan dibeda-bedakan dengan siswa sekolah lain yang kondisinya lebih baik.

Baca Juga :  BERKOORDINASI DENGAN KEPALA BALAI WILAYAH SUNGAI SUMATERA V, BUPATI ANNISA BAWA OLEH-OLEH RP 61,8 M UNTUK DHARMASRAYA.

Upaya konfirmasi kepada kepala sekolah melalui telepon tidak membuahkan hasil.  Kepala sekolah beralasan sedang berada di kebun.  Ketika ditanya mengenai anggaran rehabilitasi dan perawatan sekolah sejak tahun 2019 hingga 2025, serta keberadaan toilet siswa, kepala sekolah menjawab bahwa toilet tersedia dan dibangun dengan swadaya masyarakat.  Jawaban ini dipertanyakan mengingat kondisi toilet yang sebenarnya.

Baca Juga :  Kejari Way Kanan Geledah Kantor dan Rumah Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa Bandar Dalam

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, khususnya Dinas Pendidikan, diharapkan segera turun tangan untuk mengatasi kondisi SDN 42 Krui.  Tim jurnalis Tikampost Pesisir Barat akan terus memantau perkembangan dan berharap pihak terkait memberikan sanksi tegas kepada kepala sekolah dan dewan guru jika terbukti mengabaikan tanggung jawab mereka terhadap keselamatan dan kenyamanan siswa.
(Nurdin)

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru