Sangihe, TikamPost.id — Senin (22/12/2025)
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tahuna memastikan kesiapan pelayanan dan pengawasan guna menjamin keselamatan serta kenyamanan transportasi laut di wilayah Kepulauan Sangihe.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPP Kelas II Tahuna, Melfrids Palenewen, mengatakan pihaknya telah mengoptimalkan seluruh sumber daya untuk menunjang kelancaran arus penumpang selama periode Nataru, termasuk peningkatan aspek keamanan dan pelayanan di pelabuhan.
“UPP Kelas II Tahuna siap mendukung penuh kegiatan Natal dan Tahun Baru dengan mengedepankan keamanan, keselamatan, serta kenyamanan bagi pengguna jasa transportasi laut,” ujar Palenewen saat ditemui di ruang kerjanya.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, UPP Kelas II Tahuna membuka posko layanan Nataru selama 1×24 jam. Masyarakat dapat menyampaikan keluhan, saran, maupun masukan melalui layanan WhatsApp di 0821-9158-8008.
Selain itu, UPP Kelas II Tahuna akan melakukan ramp check atau uji kelayakan terhadap seluruh kapal yang akan beroperasi. Pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan setiap kapal memenuhi standar keselamatan sebelum diberangkatkan.
Palenewen juga mengimbau masyarakat agar membeli tiket lebih awal guna menghindari kehabisan tiket saat hari keberangkatan. Ia menegaskan, pihaknya tidak akan mengizinkan kapal berlayar apabila jumlah penumpang melebihi kapasitas yang ditentukan.
“Kami tidak akan memberangkatkan kapal jika melebihi kapasitas penumpang. Ini demi keselamatan bersama,” tegasnya.
Tak hanya itu, penumpang juga diminta tidak membawa barang-barang berbahaya maupun ilegal yang dapat membahayakan diri sendiri, lingkungan, dan penumpang lain selama pelayaran.
“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik agar tidak berdesakan dan tetap mengutamakan keselamatan serta kenyamanan,” tambah Palenewen.
Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan, UPP Kelas II Tahuna turut berkoordinasi dengan berbagai stakeholder, di antaranya unsur keamanan, BMKG, dan SAR. Posko terpadu juga akan dibentuk bersama instansi terkait selama masa Nataru.
UPP Kelas II Tahuna memprediksi lonjakan penumpang dan barang akan terjadi pada H-7 hingga H+7 perayaan Nataru. Puncak arus keberangkatan diperkirakan berlangsung pada 22–23 Desember dan 27–28 Desember, sementara arus balik diprediksi terjadi pada 2–4 Januari 2026.
“Seluruh rute pelayaran kami pastikan tetap aman dan beroperasi sesuai jadwal. Kami siap memberikan pelayanan transportasi laut terbaik selama perayaan Nataru,” tutup Palenewen.
Penulis : Mike Towira
Editor : redaksi tikamPost









