Banjir Setinggi Pinggang Rendam Permukiman Warga di Rawa Buaya Cengkareng

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta Barat sejak siang hingga malam hari menyebabkan sejumlah permukiman warga terendam banjir, Minggu (8/3/2026).

Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta Barat sejak siang hingga malam hari menyebabkan sejumlah permukiman warga terendam banjir, Minggu (8/3/2026).

Jakarta Barat – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta Barat sejak siang hingga malam hari menyebabkan sejumlah permukiman warga terendam banjir, Minggu (8/3/2026).

Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah berada di Jalan Flamboyan RT 09 RW 12, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut selama beberapa jam tanpa henti.

Berdasarkan keterangan Warsa (53), warga setempat, ketinggian air di lokasi mencapai setinggi pinggang orang dewasa atau sekitar 80 hingga 100 sentimeter. Air tidak hanya menggenangi jalan lingkungan, tetapi juga mulai masuk ke sejumlah rumah warga.

Warsa menjelaskan bahwa rumah yang terdampak banjir berada di dua wilayah RT di kawasan tersebut.
“Rumah yang terendam ada dua RT, yaitu RT 08 dan RT 09 di Jalan Flamboyan, bahkan di area kavling kondisinya dilaporkan lebih parah,” ujar Warsa.

Baca Juga :  Diguyur Hujan Semalaman Sebabkan Genangan Air di Jalan Pos Polisi Kapuk

“Air naik cukup cepat setelah hujan turun deras selama beberapa jam,” tambahnya.

 

Akibat banjir tersebut, aktivitas warga menjadi terganggu. Beberapa warga terlihat berusaha menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi, sementara sebagian lainnya memilih bertahan di dalam rumah sambil menunggu air surut.

Banjir diduga terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah DKI Jakarta serta sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air dalam waktu singkat.

Pihak Kelurahan Rawa Buaya menyatakan bahwa petugas telah turun ke lokasi untuk memantau kondisi warga serta melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang terdampak banjir.

Baca Juga :  Polri Resmikan Laboratorium Sosial Sains di Akpol, Dorong SDM Lebih Proaktif dan Berbasis Riset.

Sementara itu, pihak Kecamatan Cengkareng juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali turun.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta bersama aparat setempat dilaporkan terus melakukan pemantauan di lokasi guna membantu warga yang terdampak serta mengantisipasi kemungkinan naiknya debit air.

Selain itu, warga juga berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah agar banjir yang kerap terjadi di kawasan tersebut dapat segera ditangani.

“Kami berharap pemerintah di Jakarta Barat bisa segera mencari solusi agar banjir seperti ini tidak terus berulang setiap kali hujan deras turun,” ujar Warsa.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi banjir di lokasi masih dalam pemantauan dan warga diminta tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

Penulis : Yasin Kesuma

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Pertalite Langka di Rebang Tangkas, Warga Terpaksa Beli Pertamax Eceran Rp21.000 per Liter
SPPG Ramsai Tegaskan IPAL Telah Memenuhi Standar Lingkungan
Integritas, Loyalitas, dan Tanggung Jawab Jadi Spirit Apel Gabungan KSOP Pulang Pisau dan Penyaluran Bansos
Mahasiswa Fakultas Hukum UT Gelar Praktik Sidang di PN Jakarta Selatan
Eks Kepala BGN Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Riko Ginting Soroti Dugaan Korupsi Sistemik dan Usulkan Evaluasi Total Program MBG
KSOP Pulang Pisau Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kantor Baru
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
PENGAWASAN APARAT GAGALKAN KEBERANGKATAN DUA WNA ASAL CHINA DI PELABUHAN NUSANTARA TAHUNA

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:51 WIB

Pertalite Langka di Rebang Tangkas, Warga Terpaksa Beli Pertamax Eceran Rp21.000 per Liter

Senin, 8 Juni 2026 - 11:18 WIB

SPPG Ramsai Tegaskan IPAL Telah Memenuhi Standar Lingkungan

Senin, 8 Juni 2026 - 09:52 WIB

Integritas, Loyalitas, dan Tanggung Jawab Jadi Spirit Apel Gabungan KSOP Pulang Pisau dan Penyaluran Bansos

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:36 WIB

Mahasiswa Fakultas Hukum UT Gelar Praktik Sidang di PN Jakarta Selatan

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:39 WIB

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Riko Ginting Soroti Dugaan Korupsi Sistemik dan Usulkan Evaluasi Total Program MBG

Berita Terbaru