Warga Keluhkan Proyek Galian PAM Picu Kemacetan dan Luapan Air Yang Bau

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mengeluhkan bau menyengat dari saluran air yang meluber ke badan Jalan Satu Maret, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat

Warga mengeluhkan bau menyengat dari saluran air yang meluber ke badan Jalan Satu Maret, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat

Jakarta, Tikampost.id – Warga mengeluhkan bau menyengat dari saluran air yang meluber ke badan Jalan Satu Maret, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Kondisi tersebut diduga dipicu proyek galian pipa air bersih yang hingga kini belum rampung sehingga mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar.

Air dari saluran yang tersumbat meluap hingga ke badan jalan dan membuat permukaan jalan berubah seperti kubangan lumpur.

Genangan tersebut tidak hanya menimbulkan bau tak sedap, tetapi juga memperparah kerusakan jalan dan menyulitkan kendaraan yang melintas.

Baca Juga :  *KETUM PWDPI M.NURULLAH RS SOROTI KONFLIK UN MALAHAYATI LAMPUNG*

Situasi ini turut berdampak pada aktivitas warga dan para pedagang di sekitar lokasi. Jalan yang becek dan berlumpur membuat mobilitas terganggu, bahkan kerap memicu kemacetan karena kendaraan harus melambat saat melintasi area tersebut.

Salah seorang warga, Ilham, mengatakan kawasan itu kini terlihat kotor akibat air saluran yang terus meluap ke jalan. Ia menyebut kondisi jalan semakin rusak dan dipenuhi bau tidak sedap yang mengganggu warga sekitar.

Baca Juga :  KSOP Pulang Pisau Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kantor Baru

“Kondisi jalan sudah rusak parah. Air dari saluran meluber ke jalan sehingga Jalan Satu Maret jadi biang kemacetan dan terlihat amburadul,” ujarnya (5/3/2026)

Ia juga menilai pemerintah wilayah terkesan lamban merespons keluhan masyarakat. Menurutnya, lurah dan camat seharusnya segera turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi yang dialami warga.

Warga berharap Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat segera meninjau lokasi serta mendorong pihak pelaksana proyek agar segera merampungkan pekerjaan secara profesional.

Penulis : Ridwan Sulaiman

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Karyawan PT DSL Meninggal Saat Cek Mesin, Polres Dharmasraya Selidiki Dugaan Kecelakaan Kerja
Beberapa Toko di Jalan Jenderal Sudirman Martapura Gulung Tikar, Daya Beli Melemah dan Tergerus Belanja Online
Nyaris Jadi Korban Begal di Way Tuba, Wanda Tendang Stang Motor Pelaku hingga Jatuh
Kebakaran Toko Kue “Matahari” di Pasar Ciputat Timur, Kerugian Capai Rp70 Juta
Apel Pagi KSOP Pulang Pisau, Pimpinan Tekankan Disiplin Kinerja dan Adaptasi Cepat Pegawai
Polres Dharmasraya Ungkap Kasus Pembunuhan hingga Narkoba, 7 Tersangka Diamankan
Diduga Dipicu Pertengkaran, Polisi Ungkap Motif Kasus di Salah Satu Hotel Dharmasraya
Kepala SDN 2 Parerejo Diduga Hindari Konfirmasi, Pengelolaan Dana BOS Disorot

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:28 WIB

Karyawan PT DSL Meninggal Saat Cek Mesin, Polres Dharmasraya Selidiki Dugaan Kecelakaan Kerja

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:21 WIB

Beberapa Toko di Jalan Jenderal Sudirman Martapura Gulung Tikar, Daya Beli Melemah dan Tergerus Belanja Online

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:51 WIB

Nyaris Jadi Korban Begal di Way Tuba, Wanda Tendang Stang Motor Pelaku hingga Jatuh

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:55 WIB

Kebakaran Toko Kue “Matahari” di Pasar Ciputat Timur, Kerugian Capai Rp70 Juta

Senin, 20 Juli 2026 - 12:40 WIB

Apel Pagi KSOP Pulang Pisau, Pimpinan Tekankan Disiplin Kinerja dan Adaptasi Cepat Pegawai

Berita Terbaru