*POLDA LAMPUNG GELAR RAKOR PERCEPATAN PENYERAPAN GABAH DAN BERAS UNTUK KETAHANAN PANGAN*

- Jurnalis

Jumat, 14 Februari 2025 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG – Tikampost.id

Polda Lampung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penyerapan Gabah dan Beras di Mapolda Lampung pada Jumat (14/2/2025).

 

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Lampung melalui sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, serta pelaku usaha di sektor pertanian.

 

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, dalam sambutannya mengungkapkan sejumlah hambatan yang dihadapi dalam upaya menjaga stabilitas ketahanan pangan di Lampung.

 

Salah satu kendala yang menjadi perhatian adalah perbedaan harga beli gabah antara Bulog dan pasar bebas.

“Memang terdapat beberapa hambatan atau kendala yang perlu mendapatkan perhatian kita bersama. Salah satunya adalah harga beli Bulog yang lebih rendah dibandingkan harga di pasar bebas. Hal ini menyebabkan petani cenderung menjual hasil panennya ke luar wilayah Lampung,” ujar Irjen Pol Helmy Santika.

Baca Juga :  *KAPOLDA LAMPUNG HADIRI PERINGATAN ISRA' MI'RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1446 H*

 

Menurutnya, kondisi ini dapat berdampak pada ketersediaan cadangan beras pemerintah, terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Lampung.

 

Jika tidak segera diantisipasi, perbedaan harga tersebut berpotensi menurunkan insentif petani dalam meningkatkan produksi.

Kondisi ini tentunya berdampak pada kuantitas dan kualitas produksi gabah serta beras. Jika petani lebih memilih menjual ke luar Lampung dengan harapan mendapatkan margin keuntungan lebih besar, maka pemenuhan cadangan beras untuk kebutuhan lokal akan terganggu,” jelasnya.

 

Baca Juga :  BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Sungai Rumbai Usai Puluhan Siswa Alami Gangguan Kesehatan

Kapolda menegaskan bahwa menjaga ketahanan pangan lokal merupakan prioritas utama. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara seluruh pihak terkait untuk memastikan pasokan beras di Lampung tetap aman dan terkendali.

 

“Kita harus memastikan bahwa pemenuhan kebutuhan pasar lokal terpenuhi sebelum memikirkan komoditas ekspor. Ketersediaan beras di Lampung menjadi prioritas demi menjaga stabilitas pangan dan mencegah potensi gejolak di masyarakat,” tambahnya.

 

Polda Lampung bersama instansi terkait akan terus mengawasi distribusi gabah dan beras di wilayahnya. Selain itu, koordinasi dengan para petani dan pelaku usaha juga akan ditingkatkan untuk mencari solusi terbaik dalam menjaga ketahanan pangan di Provinsi Lampung.

(HD) 

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru