*KETUA LSM GMBI LAMPUNG DESAK PENANGANAN KASUS KEMATIAN BRIGPOL EA DILAKUKAN SECARA TRANSPARAN DAN AKUNTABEL*

- Jurnalis

Selasa, 15 April 2025 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Tikampost.id

Ketua Wilayah Teritorial (Wilter) Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Provinsi Lampung, Heri Prasojo, SH., MH., meminta aparat penegak hukum untuk menangani kasus kematian Brigpol EA secara transparan, profesional, dan akuntabel.

Brigpol EA, anggota Polres Way Kanan, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan yang dinilai tidak wajar. Pihak keluarga korban, yang didampingi kuasa hukum serta LSM GMBI, mencurigai adanya kejanggalan dalam peristiwa tersebut, mengingat ditemukan sejumlah luka mencurigakan di tubuh korban, seperti lebam pada lengan dan punggung serta luka menganga pada bagian leher.

Penanganan perkara ini harus dilakukan secara transparan dan akuntabel agar tidak menimbulkan konflik serta tetap menjaga marwah institusi Kepolisian Republik Indonesia,” ujar Heri Prasojo, Selasa (15/04/2025).

Baca Juga :  Kepolisian Sektor (Polsek) Keritang berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika

Lebih lanjut, Heri menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari Polres Way Kanan mengenai hasil pemeriksaan maupun perkembangan penyelidikan terhadap kematian Brigpol EA. Padahal, menurutnya, sejak awal pihak keluarga korban bersama LSM GMBI telah aktif mendampingi proses pelaporan kasus tersebut.

Pihak keluarga juga mengaku belum pernah menerima keterangan resmi dari kepolisian mengenai dugaan penyebab kematian korban, termasuk motif dan barang bukti yang seharusnya mendukung pernyataan bahwa tidak terdapat unsur pembunuhan.

Heri menambahkan, melalui kuasa hukum, keluarga korban telah mengirimkan surat kepada Divisi Propam Polri, Wassidik Bareskrim Polri, dan Kapolda Lampung, dengan permintaan agar kasus ini dapat diambil alih dari Polres Way Kanan, yang dinilai tidak profesional dalam melakukan penyelidikan.

Baca Juga :  "PTUN TANJUNG KARANG BONGKAR KEKELIRUAN FATAL KOMISI INFORMASI LAMPUNG DALAM MEMUTUS SENGKETA INFORMASI PUBLIK

Ia pun menegaskan bahwa LSM GMBI tidak segan untuk menggelar aksi demonstrasi jika penanganan kasus tersebut terus mengalami stagnasi dan tidak mengedepankan prinsip keadilan.

Jika penyelesaian kasus ini terus berlarut-larut dan tidak ada kejelasan, maka aksi turun ke jalan sangat mungkin kami lakukan sebagai bentuk dorongan moral terhadap institusi Polri agar mempercepat proses penyelidikan yang akuntabel,” tegas Heri.

Diketahui, hingga hampir dua bulan pasca kematian Brigpol EA, belum ada rilis resmi dari pihak kepolisian mengenai penyebab pasti kematian. Kejanggalan yang ditemukan keluarga korban turut memperkuat desakan agar dilakukan investigasi lebih lanjut secara objektif dan menyeluruh.

(TIM) 

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru