Hari Kebebasan Pers Sedunia 2025 di Belgia, Dewan Pers Sebut AI Peluang Sekaligus Ancaman

- Jurnalis

Senin, 12 Mei 2025 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tikampost.id,Jakarta

Ketua Komisi Pendidikan dan Pengembangan Profesi Pers Dewan Pers Tri Agung Kristanto menyampaikan salah satu poin penting dari pertemuan World Press Freedom Day 2025 atau Hari Kebebasan Pers Sedunia 2025 di Belgia.

Poin yang Tri bawa dari pertemuan tahunan setiap tanggal 3 Mei yang digagas United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) itu terkaiArtificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dan jurnalisme.

Tri mewakili negara Indonesia dari Dewan Pers mengatakan AI harus bisa dipahami sebagai peluang sekaligus ancaman bagi jurnalisme.

Baca Juga :  Pembentukan Pengurus Kelompok Kerja PWI Wali Kota Jakarta Barat Periode 2024-2029

Poin pertemuan adalah keberadaan AI bisa menjadi peluang sekaligus ancaman bagi jurnalisme,” kata Tri dalam konferensi pers dihadapan peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Aula Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (09/5/2025).

Tri mengungkapkan AI sebagai ancaman harus kita kenali sebaik-baiknya karena tidak sepenuhnya bisa menggantikan tugas seorang wartawan.

“Kita harus kenali AI sebaik-baiknya. Dengan begitu kita bisa gunakan AI secara optimal untuk kepentingan jurnalisme. Dengan demikian AI sebagai ancaman dapat kita kendalikan untuk kepentingan jurnalisme, bukan kepentinganku,” ungkap Tri yang menyebut petemuan tahun ini dihadiri 80 negara, termasuk Indonesia.

Baca Juga :  SILATURAHMI POLRI DAN MEDIA: MEMBANGUN SINERGI UNTUK INFORMASI YANG KREDIBEL

Wartawan senior Kompas yang kerap dipanggil Tra ini juga mengungkapkan bahwa AI dipahami sebagai peluang tentu bisa membantu pekerjaan jurnalistik oleh wartawan selama ini.

Dia mengambil contoh di Kompas tempatnya bekerja telah mengembangkan AI sejak Mei 2022.

(TIM)

Berita Terkait

KSOP Pulang Pisau Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kantor Baru
PENGAWASAN APARAT GAGALKAN KEBERANGKATAN DUA WNA ASAL CHINA DI PELABUHAN NUSANTARA TAHUNA
Praktisi Hukum Adv. Riko Ginting Soroti Pernyataan “Tembak di Tempat” terhadap Pelaku Begal
Sahabat Jawara Bersatu (SJB) Gelar Qurban untuk Perkuat Kebersamaan dan Ukhuwah Antar anggota
Sedot Bensin untuk Dijual Eceran, Angkot di Kapuk RayaTerbakar
Praktisi Hukum Soroti Fenomena Teror “Pocong” di Berbagai Daerah, Ingatkan Potensi Jerat Pidana dan UU ITE
KRL Tangerang Mogok di Bojong, Arus Lalu Lintas Lumpuh
Kali Cengkareng Kapuk Dipenuhi Lumpur Sejak Era Ahok tak Pernah di Keruk

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 09:48 WIB

KSOP Pulang Pisau Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kantor Baru

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:39 WIB

PENGAWASAN APARAT GAGALKAN KEBERANGKATAN DUA WNA ASAL CHINA DI PELABUHAN NUSANTARA TAHUNA

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:28 WIB

Praktisi Hukum Adv. Riko Ginting Soroti Pernyataan “Tembak di Tempat” terhadap Pelaku Begal

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:33 WIB

Sahabat Jawara Bersatu (SJB) Gelar Qurban untuk Perkuat Kebersamaan dan Ukhuwah Antar anggota

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:49 WIB

Sedot Bensin untuk Dijual Eceran, Angkot di Kapuk RayaTerbakar

Berita Terbaru