Dugaan Penyelewengan Dana Desa, Kades Peracak Jaya Diduga Tidak Tepat Sasaran

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oku Timur, Tikampost.id – Kucuran Dana Desa dari pemerintah pusat seharusnya bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai sektor seperti ekonomi, pertanian, dan infrastruktur. Namun, hal ini diduga tidak sejalan dengan realita di Desa Peracak Jaya, Kecamatan Martapura, Kabupaten Oku Timur.

 

Ali Muhidin, SE, Kepala Desa Peracak Jaya, diduga tidak menjalankan amanah tersebut dengan baik. Salah satu contohnya adalah pembangunan pengerasan jalan usaha tani tahun 2025 di Dusun 004 RT.002 yang kondisinya sangat memprihatinkan dan diduga tidak memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan.

Baca Juga :  Polres Dharmasraya Tangkap Residivis Diduga Pengedar Sabu di Pulau Punjung

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, “Setiap ada pembangunan di desa ini, hasilnya selalu asal jadi.”

 

Tim media Tikampost.id telah berupaya mengonfirmasi dugaan ini kepada Kepala Desa Peracak Jaya, Ali Muhidin, SE, melalui pesan WhatsApp. Namun, sangat disayangkan, Kades Ali Muhidin justru memberikan respons menantang dengan mengatakan, “Silakan beritakan saja apa pun temuan kalian, saya tidak takut.”

Baca Juga :  *Advokat Jadi Korban Kekerasan, Premanisme Ancam Penegakan Hukum*

Menanggapi pernyataan tersebut, tim media Tikampost.id akan menindaklanjuti dugaan penyelewengan ini dan mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), Kejaksaan Negeri (Kejari), serta Inspektorat untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Desa Peracak Jaya.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari Kepala Desa Peracak Jaya, Ali Muhidin, SE.

(Tim)

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru