Oknum Kades Mawar Mekar Diduga Masukkan Pembangunan Dana Aspirasi ke Laporan Dana Desa

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuala Kapuas, Tikampost.id – Warga Desa Mawar Mekar, Kecamatan …, Kabupaten Kapuas, menuding Kepala Desa (Kades) Mawar Mekar diduga memasukkan sejumlah pembangunan yang bersumber dari dana aspirasi dewan, dana PU, serta dana food estate ke dalam laporan realisasi Dana Desa. Dugaan tersebut mencuat setelah tiga tahun lebih yang bersangkutan menjabat.

 

Seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, beberapa pembangunan fisik di desa tersebut sebenarnya berasal dari sumber dana lain, namun dilaporkan sebagai realisasi Dana Desa. “Kami menduga ada manipulasi laporan. Seharusnya jelas mana pembangunan yang dari Dana Desa dan mana dari dana aspirasi maupun PU,” ujarnya, Senin (00/09/2025).

Baca Juga :  INI Kata Teuku Riefky Anggota DPR- RI Jika Oyon-Hamzah Terpilih 2024-2029

 

Berdasarkan informasi warga, sejumlah pembangunan di Desa Mawar Mekar di antaranya:

 

Handel Melati: proyek jalan semenisasi dari dana PU.

 

Handel Jam-Jam: jembatan dari dana food estate.

 

Handel Mawar: jalan semenisasi dari dana aspirasi Rahmat Zainudin (Fraksi Golkar).

 

Jalan semenisasi depan kantor desa dan gedung aula serbaguna: dana aspirasi Frangko Dehen (Fraksi PDIP DPRD Kapuas).

 

 

Adapun kantor desa dan gedung PAUD merupakan pembangunan dari kades sebelumnya, yang kemudian dilanjutkan kades saat ini dengan nilai sekitar Rp300 juta.

 

Tokoh masyarakat tersebut juga menyampaikan keberatan karena selama ini mereka tidak pernah diundang dalam musyawarah desa. “Yang diundang hanya perangkat RT dan aparat desa. Kami sebagai tokoh adat dan tokoh masyarakat merasa tidak dilibatkan dalam kegiatan desa,” tegasnya.

Baca Juga :  APA YANG KAMU TABUR,ITU YANG AKAN KAMU TUAI,DIDUGA TELAH MENCEMARKAN NAMA BAIK,SEORANG OKNUM WARTAWAN SONGONG DI SANGIHE DI LAPORKAN KE POLISI...!!!

 

Ia berharap aparat penegak hukum (APH) dapat turun tangan menyelidiki penggunaan Dana Desa selama tiga tahun terakhir. “Jika ada temuan indikasi korupsi, kami minta ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Kepala Desa Mawar Mekar, Arman, ketika hendak dikonfirmasi di kantor desa tidak berada di tempat. Beberapa staf menyebutkan ia sedang keluar. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp juga tidak mendapat balasan hingga berita ini diterbitkan.

 

# Moh. Sariansyah

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru