Kuala Kapuas — TikamPost.id
Bangunan Rumah Potong Unggas (RPU) milik Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, yang terletak di Pare Mas, Desa Pulau Telo Baru, hingga kini belum difungsikan meski telah rampung lebih dari dua tahun. Kondisi ini membuat warga menilai keberadaan fasilitas tersebut terkesan mubazir.
Hal itu disampaikan oleh salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi RPU. Ia mengaku heran karena bangunan yang menelan anggaran cukup besar tersebut tidak kunjung dioperasikan.
“Sudah hampir dua tahun lebih sejak selesai dibangun, tapi sampai sekarang tidak digunakan sama sekali. Sayang sekali, padahal ini memakai uang rakyat,” ujarnya kepada awak media, Kamis (21/11/2025).

Warga berharap agar pemerintah segera memfungsikan RPU tersebut karena dinilai dapat membantu memperlancar perekonomian masyarakat Kapuas.
“Kami berharap RPU ini segera dimanfaatkan. Kalau beroperasi, tentu bisa memberi manfaat bagi warga,” tegasnya.
Sementara itu, di tempat terpisah, dokter hewan Anik dari Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Kapuas menjelaskan bahwa RPU tersebut belum beroperasi lantaran masih dalam tahap persiapan.
Menurutnya, sejumlah fasilitas pendukung belum terpenuhi sehingga perlu dilakukan pembenahan dan sosialisasi kepada masyarakat terlebih dahulu.

“RPU di Paremas memang belum bisa digunakan karena masih ada fasilitas yang belum lengkap. Selain itu, kami juga perlu melakukan sosialisasi, karena rumah potong unggas di Jalan Jepang saat ini bangunannya sudah tidak layak lagi untuk dipakai,” jelas Anik.
Ia menegaskan bahwa pihaknya menargetkan RPU Paremas dapat mulai difungsikan pada tahun depan dengan kapasitas pemotongan sekitar 7.000 ekor per hari.
“Harga potong juga akan kami naikkan menjadi Rp300 per ekor, dan ini untuk memenuhi kebutuhan Kecamatan Selat,” tambahnya.
Anik juga memastikan bahwa tenaga teknis pemotongan masih akan menggunakan personel dari dinas setempat.
“Kami sedang mempersiapkan segala kebutuhan, termasuk proses serah terima bangunan yang sampai sekarang belum dilaksanakan dengan pihak kontraktor,” tutupnya.
Penulis : Moh. Sariansyah
Editor : Redaksi TikamPost.id










