Dishub Jakbar Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas, Exit Tol Rawa Buaya Ditutup Pukul 07.00–10.00 WIB

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dishub Jakbar Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas, Exit Tol Rawa Buaya Ditutup Pukul 07.00–10.00 WIB

Dishub Jakbar Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas, Exit Tol Rawa Buaya Ditutup Pukul 07.00–10.00 WIB

JAKARTA, TIKAMPOST.id — Sudinhub Jakarta Barat memasang rambu larangan jam operasional di kawasan Exit Tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Pemasangan rambu tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya rekayasa lalu lintas di titik yang kerap mengalami kepadatan kendaraan.

Langkah ini diambil menyusul tingginya volume kendaraan yang melintas di kawasan Exit Tol Rawa Buaya, terutama pada jam sibuk pagi hari. Lokasi tersebut selama ini menjadi salah satu titik krusial pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah di wilayah Jakarta Barat.

Rekayasa lalu lintas diberlakukan setiap hari kerja, yakni Senin hingga Jumat, pada pukul 07.00 hingga 10.00 WIB. Kebijakan ini diterapkan guna menjaga kelancaran arus kendaraan serta meminimalkan potensi kemacetan pada jam mobilitas tinggi.

Baca Juga :  Jalan Berlubang di Jembatan Baru Kapuk Ancam Keselamatan Pengendara

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rekayasa lalu lintas tersebut tidak berlaku pada akhir pekan maupun hari libur nasional. Pada Sabtu dan Minggu, akses Exit Tol Rawa Buaya tetap dibuka dan beroperasi seperti biasa.

Komandan Regu (Danrek) Sudinhub Jakarta Barat, Sumardin, mengatakan pemasangan rambu bertujuan memberikan informasi yang jelas dan mudah dipahami oleh para pengguna jalan. Menurutnya, kejelasan aturan menjadi kunci keberhasilan rekayasa lalu lintas.

“Kami sudah melakukan pemasangan rambu, ini sudah jelas pada pukul 07.00 sampai 10.00 WIB, kecuali Sabtu, Minggu, serta hari libur nasional. Penutupan ini murni untuk mengurai kepadatan di jam sibuk,” kata Sumardin,(19/1/2026).

Baca Juga :  MK: Karya Jurnalistik Dilindungi UU Pers,Tak Bisa Lansung Dipidana

Untuk memastikan kebijakan berjalan optimal, Sudinhub Jakarta Barat menyiagakan personel secara rutin di lokasi. Pengawasan juga dilakukan melalui kerja sama lintas instansi.

“Kami dari Dishub Jakarta Barat, tim derek, bersama Kepolisian, Satpol PP Cengkareng melaksanakan kegiatan patroli lalu lintas di Exit Tol Rawa Buaya,” ujarnya.

Sudinhub Jakarta Barat mengimbau masyarakat agar menyesuaikan rute perjalanan serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan demi keselamatan dan kelancaran lalu lintas bersama.

Penulis : RIDWAN SULAIMAN

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Pertalite Langka di Rebang Tangkas, Warga Terpaksa Beli Pertamax Eceran Rp21.000 per Liter
*Jangan setengah Hati, Kejaksaan Harus Usut Dugaan Korupsi MBG: Jangan Takut Bongkar Nama-Nama yang Disebut Tersangka Sony Sanjaya.*
Mahasiswa Fakultas Hukum UT Gelar Praktik Sidang di PN Jakarta Selatan
Eks Kepala BGN Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Riko Ginting Soroti Dugaan Korupsi Sistemik dan Usulkan Evaluasi Total Program MBG
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
Praktisi Hukum Adv. Riko Ginting Soroti Pernyataan “Tembak di Tempat” terhadap Pelaku Begal
Sahabat Jawara Bersatu (SJB) Gelar Qurban untuk Perkuat Kebersamaan dan Ukhuwah Antar anggota

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:51 WIB

Pertalite Langka di Rebang Tangkas, Warga Terpaksa Beli Pertamax Eceran Rp21.000 per Liter

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:04 WIB

*Jangan setengah Hati, Kejaksaan Harus Usut Dugaan Korupsi MBG: Jangan Takut Bongkar Nama-Nama yang Disebut Tersangka Sony Sanjaya.*

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:36 WIB

Mahasiswa Fakultas Hukum UT Gelar Praktik Sidang di PN Jakarta Selatan

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:39 WIB

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka, Praktisi Hukum Riko Ginting Soroti Dugaan Korupsi Sistemik dan Usulkan Evaluasi Total Program MBG

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Berita Terbaru