Aksi Mahasiswa di Bundaran Kecil Depan DPRD Kapuas Tuntut Dewan Temui Massa

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuala Kapuas, TikamPost.id – Aksi unjuk rasa mahasiswa berlangsung di Bundaran Kecil depan Kantor DPRD Kabupaten Kapuas, Jumat (30/8/2025) sekitar pukul 13.00 WIB.

 

Massa aksi yang tergabung dari mahasiswa STAI Kuala Kapuas itu turun ke jalan sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan-rekan mereka di Jakarta. Sebelumnya, aksi serupa di ibu kota menelan korban jiwa seorang pengemudi ojek online yang meninggal dunia setelah terlindas mobil taktis Brimob.

 

Dengan jumlah puluhan orang, mahasiswa membawa spanduk, membakar ban bekas, dan menyerukan yel-yel kritikan kepada wakil rakyat. Dalam orasinya, mereka mendesak anggota DPRD Kapuas keluar menemui massa.

Baca Juga :  Rehabilitasi Perpustakaan SDN 42 Krui: Indikasi Korupsi dan Ketidakprofesionalan

“Anggota DPRD yang terhormat, kalian keluar! Jangan hanya diam di kantor. Temui kami di sini. Kami tidak ingin seperti di Jakarta, bentrok dengan aparat hingga jatuh korban,” teriak salah satu orator.

 

Seorang mahasiswi juga menambahkan kritik tajam. “Kalian digaji dari uang rakyat, tapi merampok uang rakyat. Jangan hanya berlindung di balik aparat. Rakyat muak dengan kenaikan pajak yang membebani kami,” ujarnya lantang.

Baca Juga :  Komite SMA Negeri 1 Sitiung dan Wali Murid Sepakat Dukung Program Sekolah

Mahasiswa juga menyoroti besaran tunjangan anggota dewan yang dinilai tidak sebanding dengan penderitaan masyarakat. Namun hingga pukul 13.25 WIB, tidak satu pun anggota DPRD Kapuas keluar menemui massa aksi.

 

Sebelum membubarkan diri, mahasiswa menyampaikan ancaman akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar pada Senin mendatang jika aspirasi mereka tetap diabaikan.

 

Hidup rakyat! Hidup mahasiswa merdeka!” teriak mereka sebelum menutup aksi damai tersebut.

 

Moh. Sariansyah

Berita Terkait

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga
DPD Partai Golkar Pesibar Tebar Kepedulian Lewat Kurban, Sembelih Satu Ekor Sapi untuk Kader dan Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:49 WIB

KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:38 WIB

Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian

Berita Terbaru