*BMKG LAMPUNG PERINGATKAN POTENSI CUACA EKSTREM SELAMA LIBUR PANJANG*

- Jurnalis

Minggu, 26 Januari 2025 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung – Tikampost.id

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Raden Intan Lampung mengeluarkan peringatan bagi masyarakat yang berencana menghabiskan libur panjang di kawasan pantai.

BMKG memprediksi potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang akan berlangsung selama sepekan ke depan, hingga 31 Januari 2025.

Koordinator Data dan Informasi BMKG Raden Intan Lampung, Rudi Hariyanto, mengungkapkan bahwa kondisi atmosfer saat ini mendukung terbentuknya awan hujan di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Provinsi Lampung.

Dinamika atmosfer menunjukkan pola yang mendukung pembentukan awan hujan. MJO saat ini berada di Fase 3 (Samudera Hindia) yang memperkuat proses tersebut,” ujar Rudi pada Minggu (26/1/2025).

Ia menjelaskan bahwa sirkulasi siklonik terpantau di Samudera Hindia Selatan Jawa, yang membentuk daerah perlambatan angin atau konvergensi di beberapa wilayah, termasuk Laut Natuna hingga Laut Sulawesi. Daerah konvergensi ini meningkatkan potensi hujan lebat di wilayah-wilayah yang terdampak.

Baca Juga :  Daerah danau dibawah atau danau Bawah adalah salah satu tempat wisata di Sumatera Barat

Lebih lanjut, suhu muka laut yang hangat di kisaran 29°C hingga 31°C dengan anomali positif 0,5°C hingga 1,0°C, serta kelembapan udara tinggi hingga 100%, menjadi faktor yang mendukung pertumbuhan awan konvektif.

Selain itu, gelombang Ekuatorial Rossby diprediksi melintasi wilayah Lampung mulai 27 Januari, sehingga menambah intensitas pembentukan awan hujan.

BMKG memprediksi potensi cuaca ekstrem akan terjadi di beberapa wilayah Provinsi Lampung. Pada 25 Januari 2025, cuaca ekstrem diperkirakan melanda Pesisir Barat, Tanggamus, Lampung Selatan, Bandar Lampung, Metro, Lampung Utara, dan wilayah lainnya.

Selanjutnya, pada 26 Januari 2025, kondisi serupa akan terjadi di Bandar Lampung, Metro, Pringsewu, Pesawaran, dan hampir seluruh wilayah di Lampung.

Baca Juga :  KETUA LP KPK PROVINSI LAMPUNG AJAK WARGA BERSATU, ABR INDONESIA BUKA PENGADUAN KONFLIK PERTANAHAN

Pada 27 hingga 31 Januari 2025, hampir seluruh kabupaten/kota di Lampung diperkirakan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, dengan intensitas yang bervariasi setiap harinya.

Atas kondisi tersebut, Kepolisian Daerah Lampung memberikan himbauan masyarakat untuk tidak terlena saat berlibur di pantai.

Seperti data yang dikeluarkan oleh BMKG, maka kami menghimbau masyarakat yang tengah menikmati libur panjang ini selalu waspada. Potensi hujan deras masih akan terjadi, kemudian cuaca gelombang laut juga masih cukup tinggi,” katanya.

Maka kami sarankan jika kondisi cuaca berubah sewaktu-waktu baiknya masyarakat untuk tidak berenang di laut. Ini bertujuan untuk mengurangi resiko yang ada,” tandas Yuni.

(HD)

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru