Keluarga Besar Hitler S.Pd, SD Gelar Upacara Adat Tiwah Tabuh Pertama hingga Ketiga di Desa Tuwung

- Jurnalis

Sabtu, 22 November 2025 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalimantan Tengah — TikamPost.id

Upacara adat Tiwah menjadi salah satu ritual sakral dalam ajaran Kaharingan yang dianut masyarakat Dayak. Tradisi ini merupakan prosesi penghantaran roh keluarga yang telah meninggal menuju Lewu Tatau atau surga, sekaligus menjadi warisan budaya penting di Kalimantan Tengah.

 

Keluarga besar Hitler S.Pd, SD di Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, menyelenggarakan rangkaian Upacara Adat Tiwah Tabuh Pertama, Kedua, dan Ketiga pada 10, 12, dan 13 November 2025. Prosesi dilaksanakan di halaman rumah keluarga di Jalan Lintas Palangka Raya–Kuala Kurun, dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Penghormatan Terakhir bagi Delapan Leluhur

Pihak keluarga selaku Upun Gawi menyampaikan bahwa ritual ini merupakan bentuk penghormatan, cinta, dan kewajiban terhadap delapan anggota keluarga yang telah meninggal dunia.

“Sebagai Tarantang Nule, kami berkewajiban meniwahkan orang tua, saudara ipar, anak, dan cucu kami agar dihantarkan ke Lewu Tatau. Ini adalah kewajiban dalam keyakinan Kaharingan,” ungkap perwakilan keluarga.

Baca Juga :  Sanggahan Tim Investigasi soal Klaim Kepemilikan Tambang Bukit Gemuruh, Sebut Inisial H Bukan P dan C

Dalam prosesi puncak, keluarga juga menyiapkan hewan kurban sebanyak lima ekor kerbau dan tiga ekor babi, sesuai ketentuan adat Kaharingan.

 

Upacara Tabuh (puncak) turut dihadiri unsur Tripika Kecamatan Kahayan Tengah, yakni Camat, Kapolsek, dan Danramil 1011-11. Kapolsek Kahayan Tengah, IPTU Rusman S.I.Kom, mendapat kehormatan untuk melakukan penombakan kerbau yang telah diikat pada tiang Sapundu sebagai tanda dimulainya prosesi adat pada Senin (10/11/2025) pukul 09.30 WIB.

 

Tiwah, Warisan Budaya yang Perlu Dilestarikan

 

Camat Kahayan Tengah, Sirwo S.Pd, SD, mengapresiasi pelaksanaan ritual yang menurutnya jarang dilakukan.

 

 

“Di wilayah Kahayan Tengah, kegiatan seperti ini sudah hampir tujuh tahun tidak dilaksanakan. Selain ritual keagamaan, ini juga merupakan destinasi budaya yang harus dilihat dan dipahami oleh generasi muda,” ujarnya.

Baca Juga :  *SAAT MAHASISWA UNJUK RASA, PREMAN SERBU MALAHAYATI, TITIK KUMPUL DI TERMINAL RAJABASA DIKAWAL KETAT POMAL*

 

Ia menegaskan bahwa Tiwah bukan ritual yang dapat dilaksanakan secara spontan, sebab membutuhkan persiapan panjang, baik secara moral maupun material, termasuk biaya yang besar.

 

Harapan untuk Generasi Penerus

 

Kepala Desa Tuwung, David F.A., juga menekankan pentingnya melestarikan ritual Tiwah sebagai wujud kasih sayang serta penghormatan terakhir dari ahli waris kepada leluhur.

 

 

“Tiwah adalah bentuk cinta keluarga kepada orang tua, anak, cucu, maupun kerabat yang telah meninggal. Kami berharap generasi selanjutnya bisa menyaksikan langsung dan memahami bagaimana prosesi adat ini dijalankan dari awal hingga akhir,” jelasnya.

 

Upacara tersebut turut dihadiri berbagai lapisan masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, orang tua, remaja hingga anak-anak, yang datang untuk menyaksikan dan belajar tentang tradisi Tiwah sebagai warisan budaya Dayak Kaharingan.

Penulis : Ma'Mun

Editor : Redaksi TikamPost.id

Berita Terkait

HMP Jember Perkuat Organisasi, Siapkan Program Peternakan Kambing Berbasis Kecamatan
Kemacetan di SPBU Bumi Ratu Diduga Dipicu Antrean Pembelian BBM Bersubsidi
Memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW, Keluarga Besar Adnan Gelar Acara Penuh Kebersamaan Di desa tamengan
Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMP Negeri 2 Pulau Petak Bersinar Tanamkan Keteladanan dan Akhlak Mulia
Semarak Maulid Nabi, Generasi Anak Rantau Madura Pererat Silaturahmi di Tangerang
Residivis Pengedar Narkotika Antarprovinsi Ditangkap di Dharmasraya, Enam Paket Sabu Diamankan
Semarak HUT ke-81 RI, Kepala Kampung Way Pisang Emon Trisilo Hadirkan Kuda Lumping Sanggar Turonggo
PKL di Jalan Raya BSD Barat Jadi Sorotan, Pedagang Mengaku Ketar-Ketir Berjualan di Pinggir Jalan

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 10:45 WIB

HMP Jember Perkuat Organisasi, Siapkan Program Peternakan Kambing Berbasis Kecamatan

Minggu, 6 September 2026 - 10:35 WIB

Kemacetan di SPBU Bumi Ratu Diduga Dipicu Antrean Pembelian BBM Bersubsidi

Jumat, 4 September 2026 - 22:56 WIB

Memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW, Keluarga Besar Adnan Gelar Acara Penuh Kebersamaan Di desa tamengan

Rabu, 2 September 2026 - 19:06 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMP Negeri 2 Pulau Petak Bersinar Tanamkan Keteladanan dan Akhlak Mulia

Selasa, 1 September 2026 - 16:33 WIB

Semarak Maulid Nabi, Generasi Anak Rantau Madura Pererat Silaturahmi di Tangerang

Berita Terbaru