Dharmasraya tikampost.id
Kurangnya perhatian terhadap jalan poros kabupaten yang memprihatinkan jalan penghubung jalan Nasional dengan jalan provinsi di Nagari Sitiung kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasra provinsi Sumatera Barat,akhirnya masyarakat setempat mengambil sikap memperbaiki jalan poros tersebut dengan cara swadaya.(20/02-2025).
Ketika media ini meminta pendapat kepada kepala PUPR Kabupaten Dharmasraya Andar,melalui handphone selulernya menangapi positif masalah jalan poros yang dikerjakan oleh masyarakat dengan cara swadaya,beliau menyampaikan,dengan keterbatasan anggaran sehingga kami tidak bisa bekerja maksimal,karena perawatan jalan perlu anggaran,apa lagi sekarang kas kami kosong pak sudah tidak ada sama sekali,semoga saja dengan pelantikan bupati di jakarta hari ini kedepan beliau menganggarkan untuk perawatan jalan Kabupaten yang rusak.

Kemudian beliau pun menyampaikan ucapan maaf dan terimakasih kepada masyarakat setempat,yang telah melakukan perbaikan jalan dengan swadaya,semoga menjadi amal ibadah bagi masyarakat tersebut.
Beliau mengakui keterbatasan anggaran dari pemerintah tidak cukup untuk melakukan perawatan rutin jalan Kabupaten.
Jalan poros penghubung jalan Nasional ke jalan provinsi yang berlokasi di nagari Sitiung sudah rusak sejak lama,sampai hari ini belum ada tersentuh perawatan dan dibiarkan hancur dan berlobang.

Padahal jalan poros tersebut saban hari dilalui oleh anggota DPRD dapil setempat,namun kurangnya perhatian anggota dewan dengan jalan yang dilewati,kenapa tidak dimasukan ke dalam pembahasan anggaran anggaran untuk pembanggunan jalan tersebut.
masyarakat mempertanyakan keseriusan anggota DPRD dapil setempat dalam pembangunan daerah apa lagi jalan tersebut jalan penghubung Kabupaten.
Melihat kondisi semakin parah dan hancur jalan Poros jalan provinsi ke jalan Nasiona,Akhirnya jalan poros tersebut diperbaiki warga setempat dengan swadaya,pemandangan yang tidak sedap terlihat ketika siapa yang melewati jalan tersebut,bahkan sudah banyak berjatuhan korban siang dan malam hari.
Kenapa demikian jalan Raya Sitiung menuju Gunung Medan sudah rusak parah sejak lama sering terjadi kecelakaan ditempat tersebut maka masyarakat turun tangan ketika wakil rakyat tidak menghiraukan lagi jalan yang sering dilewati oleh dewan terhormat tersebut
Masyarakat mengunakan peralatan dan Material apa adanya,seperti gerobak,cangkul,sekop,semen,pasir dan batu nona,di aduk manual oleh masyarakat,bagaiman jalan poros tersebut bisa dilalui oleh penguna jalan dengan aman’
Yang lebih mirisnya anggota dewan terhormat pun dari dapil dua saban hari melalui jalan yang rusak tersebut,tapi kenapa tidak ada perhatian dan upaya untuk memperbaikinya,kepada pihak PUPR,dengan memasukan kedalam anggaran pembangunan dalam pembahasan.
Salah seorang anggota DPRD Yulindo ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp sampai diturunkan berita belum ada jawaban.
(SAN).










