Lampung Utara, TikamPost.id — Untuk menindaklanjuti pemberitaan terkait dugaan pembangunan rabat beton asal jadi di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Hulu Sungkai, tim Media TikamPost bersama Ketua GRIB Jaya Kabupaten Lampung Utara melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Jumat (14/11/2025).
Ketua GRIB Jaya Lampung Utara, Mulgani, setelah melihat kondisi di lapangan, membenarkan adanya kejanggalan yang sebelumnya ditemukan oleh awak media. Ia menilai kualitas pembangunan rabat beton tersebut tidak sesuai standar.
“Benar, dari hasil pengecekan kami, ketebalan rabat beton ini tidak merata dan terindikasi dikerjakan asal jadi,” ujarnya.

Usai meninjau lokasi, tim kemudian mendatangi rumah Kaur Pembangunan Desa Tanjung Harapan, Yopi. Namun, yang bersangkutan tidak berada di tempat. “Maaf pak, suami saya tidak ada di rumah. Tadi keluar, entah ke mana,” kata istri Yopi saat dimintai keterangan.

Selanjutnya, rombongan menyambangi Ketua BPD Desa Tanjung Harapan, Merzon Paisol, untuk meminta klarifikasi. Setelah melihat perbandingan antara RAB Desa yang mencantumkan ketebalan 15 cm dan kondisi lapangan yang hanya sekitar 5 cm di bagian tengah, Paisol menegaskan adanya pelanggaran.
“Jelas itu menyalahi aturan, pak. Siapa pun tidak bisa membenarkannya,” tegas Ketua BPD tersebut.
Berdasarkan hasil temuan tersebut, awak Media TikamPost bersama Ormas GRIB Jaya berencana melaporkan dugaan penyimpangan pembangunan ini ke Inspektorat pada Senin mendatang, dengan harapan segera ditindaklanjuti.
Penulis : Erwan Ependi
Editor : Redaksi TikamPost.id










