*OPERASI KESELAMATAN KRAKATAU 2025 BERAKHIR, PULUHAN RIBU PELANGGAR DITEGUR*

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung –

Operasi Keselamatan Krakatau 2025 resmi berakhir dari tanggal 10 sampai 23 Februari, pelanggar lalu lintas ditindak hingga diberikan sanksi teguran, berikut hasil nya. Senin(24/2/2025)

 

14 hari Operasi Keselamatan Krakatau 2025 telah usai, didapati hasil sebanyak 33.300 pelanggar.

 

Selama operasi berjalan data kecelakaan diwilayah Provinsi Lampung terjadi penurunan sebanyak -2,17 % dan Korban Meninggal Dunia mengalami penurunan sebanyak -47,06%

Dir Lantas Polda Lampung Kombes Pol Medyanta selaku Kepala Operasi Keselamatan Krakatau melalui Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni memaparkan hasilnya,

Baca Juga :  Jawara Benteng (Yayasan Si B3nteng Kota) Silaturahmi & Diskusi ke Disbudpar, Dorong Pelestarian Budaya Betawi di Kota Tangerang

 

“terdiri dari tilang manual sebanyak 381 pelanggar , tilang etle statis sebanyak 205 pelanggar, sedangkan pelanggar yang menerima teguran sebanyak 32.714 pelanggar dan dengan jumlah total sebayak 33.300 pelanggar”, tegas nya

 

“Terimakasih kepada para personel operasi yang sudah bekerja secara profesional di lapangan sehingga berdampak kepada turunnya angka kecelakaan lalu lintas dan juga menurunnya korban yang meninggal dunia”, ungkap Kabid Humas

Kabid Humas Kombes Yuni berharap kepada masyarakat, “berakhirnya operasi keselamatan ini diharapkan meningkat nya kesadaran dan kepatuhan masyarakat tentang budaya tertib dan disiplin berlalu lintas dan menjadikan tertib sebagai kebiasaan dan gaya hidup”, jelasnya

Baca Juga :  HMI CABANG KABUPATEN DHARMASRAYA MELAKUKAN KUNJUNGAN KE PONDOK PESANTREN ULUL ALBAB KECAMATAN KOTO BARU KABUPATEN DHARMASRAYA.

 

Masyarakat diharapkan turut berpartisipasi dalam menjaga kamseltibcarlantas untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman, nyaman dan kondusif.

 

“Meski Operasi Keselamatan telah selesai diharapkan masyarakat dapat merasakan dampak positif dari Operasi keselamatan ini, tinggalkan kebiasaan yang lama yang dapat melanggar dan mengganggu ketertiban lalu lintas”, tutupnya

(HD) 

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru