RUSLI BINTANG DIKABARKAN AKAN GELAR PELANTIKAN DI HOTEL TERNAMA DI BANDAR LAMPUNG

- Jurnalis

Senin, 7 April 2025 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung,Tikampost.id

Ketegangan di Universitas Malahayati kembali meningkat, 7 April 2025. Hal itu terjadi setelah pelantikan rektor versi Rusli Bintang sebagai pembina Yayasan Alih Teknologi Bandar Lampung digagalkan Kekinian dikabarkan Rusli Bintang akan menggelar prosesi pelantikan rektor baru di luar kampus, tepatnya di Hotel Horison, Bandar Lampung.

Diketahui bahwa kabar ini muncul setelah rombongan yang diduga tim Rusli Bintang tidak diizinkan memasuki area kampus karena membawa sejumlah orang berbaju satpam yang tidak dikenal oleh satuan pengamanan internal. Situasi tersebut memicu kekhawatiran di kalangan civitas akademika. Seorang akademisi Universitas Malahayati yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keprihatinannya terhadap langkah yang diambil Rusli Bintang

Baca Juga :  Telah Terjadi Penganiayaan Terhadap Salah Satu Wartawan.Pelaku Di Duga Oknum keamanan Pasar.

Menurutnya, pelantikan rektor seharusnya dilakukan secara sah dan terbuka di lingkungan kampus, bukan di tempat umum seperti hotel. “Ini menunjukkan bahwa Pak Rusli tidak ingin menyelesaikan masalah secara kekeluargaan,”ungkap akademisi tersebut. Padahal, langkah itu jauh lebih bijak dan bermartabat. Bahkan, kesan yang muncul saat ini justru seolah beliau menghindari pertemuan dengan keluarga sendiri, terutama dengan Bu Rosnati yang masih sah sebagai pembina yayasan. Menurutnya, bila persoalan ini tidak segera ditangani dan di mediasi kedua belah pihak secara adil oleh Kementerian Pendidikan dan aparat penegak hukum, maka potensi konflik horizontal semakin besar dan bisa merusak reputasi institusi pendidikan. “Kampus adalah ruang intelektual, bukan arena kekuasaan. Ini harus diselesaikan dengan dialog, bukan dengan simbol kekuatan dan acara seremonial di luar nalar akademik,” tegasnya.

Baca Juga :  Gedung Eks Kantor Pemkab Pulang Pisau Rusak Parah, Warga: “Seperti Bom Waktu”

Akademisi beserta civitas akademik lainnya menilai langkah pelantikan di luar kampus sebagai bentuk ketidakmampuan menyelesaikan konflik secara legal dan moral. Mereka mendesak agar Kementerian Pendidikan dan aparat hukum segera turun tangan menertibkan situasi.

Hendrik iskandar

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru