Siswa SMK Negeri 53 Jakarta Jadi Korban Bullying, Dianiaya 12 Teman Sekolah

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TikamPost.id — Aksi kekerasan antar pelajar kembali terjadi. Seorang siswa kelas X jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK Negeri 53 Jakarta, bernama Fadilah, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh belasan teman sekolahnya sendiri, pada Jumat malam (7/11/2025).

 

Berdasarkan keterangan korban, peristiwa bermula ketika dirinya menerima telepon dari salah satu teman yang mengajaknya bermain PlayStation (PS) di sebuah tempat tidak jauh dari lingkungan sekolah. Tanpa curiga, Fadilah memenuhi ajakan tersebut.

 

Namun sesampainya di lokasi, korban terkejut karena sudah ada sekitar 12 orang yang menunggu.

 

> “Saya kira mau main PS, ternyata mereka sudah kumpul. Tiba-tiba saya dipukuli,” ungkap Fadilah kepada wartawan.

Baca Juga :  Aksi Pemalakan Sopir Truk Kembali Terjadi di Ringroad Kayu Besar Cengkareng

 

Masih menurut pengakuan korban, dua di antara pelaku memukulinya menggunakan ikat pinggang dan tangan kosong, hingga menyebabkan luka lebam serta luka mirip tusukan benda tajam di beberapa bagian tubuh. Aksi penganiayaan tersebut terjadi sekitar pukul 22.45 WIB.

 

Tak berhenti di situ, para pelaku bahkan sempat mengirim ancaman melalui pesan WhatsApp untuk kembali melakukan kekerasan terhadap korban.

 

Hingga kini, motif pasti di balik aksi tersebut belum diketahui. Pihak keluarga korban disebut tengah mempertimbangkan untuk melaporkan kasus ini ke kepolisian guna mendapatkan keadilan.

Baca Juga :  Proyek Renovasi Madrasah Rp25,48 Miliar di Pesisir Barat Disorot, Transparansi dan Pengawasan Dipertanyakan

 

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 53 Jakarta, Pudji Sumaryanto, saat dikonfirmasi, menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini dengan serius.

 

> “Kami akan melakukan pembinaan terhadap siswa yang terlibat, dan berkoordinasi dengan Sudin Pendidikan Jakarta Barat I. Jika memang harus ada tindakan tegas berupa pemberhentian, kami akan ambil sikap,” ujarnya tegas.

Pihak sekolah juga dikabarkan tengah memanggil siswa lain yang diduga turut terlibat dalam insiden tersebut untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Penulis : NUR ALIFAH

Editor : Redaksi TikamPost.id

Berita Terkait

Portal Penutup Dibongkar, Aktivitas Urugan di Petukangan Selatan Kembali Berjalan, Warga Khawatir Banjir
Riswanto Basuki, M.Mar.E., M.M., Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Faber Panjaitan sebagai Kepala KSOP Pulang Pisau
Tanamkan Budaya Keselamatan Sejak Dini, KSOP Pulang Pisau Gelar Syahbandar Goes to School di Kuala Kapuas
Ratusan Truk Urugan Melintas di Larangan Setiap Hari, Jalan Terancam Rusak
Anak Berkebutuhan Khusus Banyu Aktif Ikuti Berbagai Kegiatan Positif
Wali Kota Arifin Sambut Pelaksanaan UKW di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
Kepala SMA Negeri 1 Banjit Ucapkan Selamat Hari Batik Nasional, Ajak Wujudkan Cinta Budaya Bangsa
Peringati Hari Batik Nasional, SDN Mangli 02 Ajak Siswa Kenakan Batik

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Portal Penutup Dibongkar, Aktivitas Urugan di Petukangan Selatan Kembali Berjalan, Warga Khawatir Banjir

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Riswanto Basuki, M.Mar.E., M.M., Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Faber Panjaitan sebagai Kepala KSOP Pulang Pisau

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Tanamkan Budaya Keselamatan Sejak Dini, KSOP Pulang Pisau Gelar Syahbandar Goes to School di Kuala Kapuas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Ratusan Truk Urugan Melintas di Larangan Setiap Hari, Jalan Terancam Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Anak Berkebutuhan Khusus Banyu Aktif Ikuti Berbagai Kegiatan Positif

Berita Terbaru