Jakarta, TikamPost.id — Aksi kekerasan antar pelajar kembali terjadi. Seorang siswa kelas X jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK Negeri 53 Jakarta, bernama Fadilah, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh belasan teman sekolahnya sendiri, pada Jumat malam (7/11/2025).
Berdasarkan keterangan korban, peristiwa bermula ketika dirinya menerima telepon dari salah satu teman yang mengajaknya bermain PlayStation (PS) di sebuah tempat tidak jauh dari lingkungan sekolah. Tanpa curiga, Fadilah memenuhi ajakan tersebut.
Namun sesampainya di lokasi, korban terkejut karena sudah ada sekitar 12 orang yang menunggu.
> “Saya kira mau main PS, ternyata mereka sudah kumpul. Tiba-tiba saya dipukuli,” ungkap Fadilah kepada wartawan.
Masih menurut pengakuan korban, dua di antara pelaku memukulinya menggunakan ikat pinggang dan tangan kosong, hingga menyebabkan luka lebam serta luka mirip tusukan benda tajam di beberapa bagian tubuh. Aksi penganiayaan tersebut terjadi sekitar pukul 22.45 WIB.
Tak berhenti di situ, para pelaku bahkan sempat mengirim ancaman melalui pesan WhatsApp untuk kembali melakukan kekerasan terhadap korban.
Hingga kini, motif pasti di balik aksi tersebut belum diketahui. Pihak keluarga korban disebut tengah mempertimbangkan untuk melaporkan kasus ini ke kepolisian guna mendapatkan keadilan.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 53 Jakarta, Pudji Sumaryanto, saat dikonfirmasi, menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini dengan serius.
> “Kami akan melakukan pembinaan terhadap siswa yang terlibat, dan berkoordinasi dengan Sudin Pendidikan Jakarta Barat I. Jika memang harus ada tindakan tegas berupa pemberhentian, kami akan ambil sikap,” ujarnya tegas.
Pihak sekolah juga dikabarkan tengah memanggil siswa lain yang diduga turut terlibat dalam insiden tersebut untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Penulis : NUR ALIFAH
Editor : Redaksi TikamPost.id










