Warga kampung Bumi dana memberhentikan  mobil truck pengangkut batubara yang kelebihan muatan

- Jurnalis

Selasa, 13 Agustus 2024 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waykanan,lampung – Tikampost.id

Sekelompok warga masyaraka Bumi dana Kecamatan Way Tuba memberhentikan  mobil Truck yang mengakut batu bara yang melebihi muatan dikarenakan sangat menggangu dan dapat merusak aktivitas jalan umum yang ada.

Sebelumnya aksi ini sudah pernah dilakukan  masyarakat. pada 10 Agustus 2024. dan telah melakukan musyawarah terkait  larangan mobil truck batu bara melintas di jalan Kampung Bumi dana. yang diwakili oleh Wagiman, Supriyansah,Samangun, Sukardi dan Murul Samsi . Dan ratusan warga lainya yang ikut menandatangani.
Materi dan topik yang di bahas dalam musyawarah ini antara lain.:
Kami masyarakat  Kampung Bumi Dana melarang mobil yang bermuatan batu bara melintas karena kelebihan muatan/kapasitas, Kami melarang mobil batu bara melintas karena tidak ada sedikitpun kompensasi sedikitpun dari pengelola batu bara untuk perbaikan jalan yang rusak karena di lintasi nya, kami masyarakat Kampung Bumi dana melarang mobil angkutan batu bara melintas karena masyarakat sudah menanti puluhan tahun untuk perbaikan jalan /hotmik dari pemerintah namun sekejap  mata akan rusak/hancur dengan dilintasi mobil batubara  yang selalu kelebihan/over muatan.

Baca Juga :  Pasar Malam Rakyat di Bandar Sari Resmi Dibuka, Tiga Hari Berjalan Disambut Antusias Warga

Hari ini bersama masyarakat memberhentikan mobil truck muatan batu bara yang melintas karena menurut mereka kalau masih melintas jalan umun yang ada akan rusak.

Ryan salah satu warga yang melakukan   aksi mengatakan bahwa pemberhentian mobil truck pengangkut bahan batu bara ini karena mobil truck mereka melebihi muatan yang berpotensi dapat  merusak jalan yang ada di kampung Bumi Dana .

Baca Juga :  PERSONEL POLRES DHARMASRAYA GELAR GERAKAN SUBUH BERJAMAAH DI MASJID AL-KAHAIRAT LAWAI

” kami tidak mau jalan di kampung ini cepat rusak. oleh karena itu maka kami hentikan mobil truck yang bermuatan hasil tambang batubata melintas disini.” Ujarnya.

Kami hanya memberhentikan mobi truck ini agar tidak melintasi di jalur kampung kami tolong mencari jalur lain yang tidak merusak jalan.” Tutup Rian.

Masyarakat kampung Bumi dana berharap agar pihak Pemkab Way Kanan dalam hal ini Dinas perhubungan dan Pihak Kepolisian untuk melarang mobil batu bara melintas di jalan umun
# Dahlia

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru