Satpol PP Pesisir Barat Amankan ODGJ yang Lempari Pengendara Kasat Pol PP: Operasi Non-Yustisi Demi Ketertiban Umum

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat — Aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pesisir Barat mengamankan seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang meresahkan warga di Pekon Labuhan Mandi, Kecamatan Way Krui. ODGJ tersebut diduga melempar batu ke arah pengendara yang melintas di Jalan Lintas Liwa–Krui, Kamis (tanggal disesuaikan).

 

Akibat aksi tersebut, beberapa pengendara mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke RSUD Alimudin Umar, Lampung Barat untuk mendapatkan perawatan medis.

 

Kasat Pol PP Turun Langsung

 

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Satpol PP langsung menggelar operasi non-yustisi yang dipimpin Kasat Pol PP Pesisir Barat, Cahyadi, S.IP.

Baca Juga :  Konferensi Daerah IPPAT Dharmasraya: Meneguhkan Komitmen Profesionalisme dan Integritas Pejabat Pembuat Akta Tanah

 

“Kami menerima laporan adanya ODGJ yang melempar batu ke pengendara. Ini jelas membahayakan keselamatan umum, sehingga kami harus bergerak cepat,” ujar Cahyadi.

 

Ia menegaskan bahwa operasi ini dilakukan semata-mata untuk menjaga ketertiban umum dan melindungi keselamatan masyarakat.

 

“Ketika ada potensi ancaman terhadap ketertiban, Satpol PP wajib hadir. Penanganan tetap kami lakukan dengan cara humanis,” tambahnya.

 

Diamankan Tanpa Perlawanan

 

Dalam proses penertiban, Satpol PP mendapatkan dukungan dari Camat Way Krui, Aparat Pekon Labuhan Mandi, Dinas Sosial Pesisir Barat, serta tenaga kesehatan Puskesmas Krui. Berkat koordinasi lintas instansi, ODGJ berhasil diamankan tanpa perlawanan.

Baca Juga :  Diduga Dana BOS Tak Tepat Sasaran, Kondisi SDN 85 Krui Memprihatinkan

 

“Kami mengapresiasi kerja sama semua pihak sehingga penanganan dapat berjalan baik,” ucap Cahyadi.

 

Dirujuk untuk Penanganan Lanjutan

 

Setelah diamankan, ODGJ lebih dulu diperiksa di Puskesmas Krui sebelum dirujuk ke Panti Sosial Yayasan Srikandi, Kabupaten Lampung Tengah, guna mendapatkan perawatan lanjutan.

 

“Kami tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga memastikan yang bersangkutan mendapat penanganan yang layak,” jelas Cahyadi.

 

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mengimbau masyarakat tetap tenang dan segera melapor jika mendapati kejadian serupa demi menjaga keamanan bersama.

Penulis : Fikri

Editor : Redaksi TikamPost.id

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
Praktisi Hukum Adv. Riko Ginting Soroti Pernyataan “Tembak di Tempat” terhadap Pelaku Begal
Sahabat Jawara Bersatu (SJB) Gelar Qurban untuk Perkuat Kebersamaan dan Ukhuwah Antar anggota
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru