GRIB Jaya Lampung Tolak Armada Batu Bara Melintasi Jalan Lintas Sumatera

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara | TikamPost.id — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GRIB Jaya Provinsi Lampung yang dimotori DPC GRIB Jaya Lampung Utara menggelar aksi damai menolak melintasnya armada angkutan batu bara di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Rabu (14/1/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk respons atas keluhan masyarakat yang selama ini merasa terganggu dengan aktivitas armada batu bara yang melintas di jalur utama tersebut. Armada-armada tersebut dinilai kerap membawa muatan berlebih (overload) dan beroperasi secara beriringan, sehingga menghambat arus lalu lintas.

Keluhan serupa sebelumnya juga telah disuarakan oleh tokoh masyarakat bersama warga setempat. Namun, aksi-aksi penolakan yang dilakukan dinilai hanya berdampak sementara. Armada batu bara kembali beroperasi seperti biasa setelah sempat berhenti sejenak.

Baca Juga :  FPII - BARA JP MEMBERI ASPIRASI SIKAP TEGAS PAK CAMAT MENUTUP AKSI ARMADA BATU - BARA YANG MELINTAS DI DESA BUMI DANA DAN SUMA MUKTI

Selain mengganggu kelancaran lalu lintas, keberadaan armada batu bara juga disebut telah menyebabkan sejumlah kecelakaan lalu lintas. Pola konvoi yang dilakukan sopir armada membuat pengguna jalan lain kesulitan melintas dan kerap tidak mendapatkan ruang untuk menyalip atau menghindar.

Situasi semakin parah ketika armada batu bara melintas pada siang hari, saat aktivitas masyarakat dan volume kendaraan sedang padat. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Ketua DPC GRIB Jaya Lampung Utara, Mulgani, menegaskan bahwa aksi yang digelar merupakan aksi damai dan murni untuk menyuarakan aspirasi masyarakat.

“Kami hadir di sini untuk menyuarakan keluhan masyarakat yang selama ini menolak armada batu bara bermuatan berlebih melintasi jalan ini. Aksi ini adalah aksi damai yang dihadiri GRIB Jaya se-Provinsi Lampung. Armada batu bara ini sangat mengganggu pengguna jalan dan membahayakan masyarakat,” tegas Mulgani.

GRIB Jaya berharap pemerintah dan aparat terkait dapat segera mengambil langkah tegas untuk mengatur operasional angkutan batu bara demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna Jalan Lintas Sumatera.

Baca Juga :  Babinpotmar Tagulandang Pererat Silaturahmi dengan Warga Pahiama

Penulis : ERWAN EPENDI

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru