Rokok Ilegal yang Dijual di Pinggir Jalan Kian Digemari Masyarakat

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto ilustrasi

foto ilustrasi

JAKARTA, Tikampost.id — Penjualan rokok yang diduga ilegal menggunakan pita cukai palsu semakin mudah ditemui di berbagai tempat, mulai dari pinggir jalan, pasar tradisional, warung kelontong, bahkan melalui platform marketplace.

Banyak masyarakat kemudian beralih ke produk ilegal karena harga jauh lebih murah di bandingkan rokok legal.

Salah seorang perokok, Jamal, yang ditemui sedang mancing di kawasan kali kapuk mengaku telah lama beralih menggunakan rokok ilegal.

Menurutnya, perbedaan rasa dengan rokok legal tidak signifikan, sementara harganya jauh lebih terjangkau.

Baca Juga :  Walikota Jakbar Iin Mutmainnah Ajak ASN dan Masyarakat Donor Darah di Bulan Ramadan

“Kalau rokok yang di gelar itu murah cuma 10 ribu sebungkus, rasanya juga sama. Kalau rokok biasa diwarung mahal, kalau di bandingin satu bungkus rokok legal bisa dapat dua rokok ilegal,” ujar Jamal (25/1/2026).

Mengenai dampak kesehatan, ia mengakui menyadari risiko merokok. Namun, menurutnya seluruh jenis rokok pada dasarnya sama-sama berdampak buruk bagi kesehatan.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Polda Metro Jaya Proses Permohonan RJ

“Kalau soal kesehatan saya juga takut sih, tapi rokok mah sama aja. Yang penting murah,”katanya.

Peredaran rokok ilegal ini menimbulkan tanda tanya besar terkait lemahnya pengawasan aparat penegak hukum dan petugas cukai. Dugaan ini jelas berdampak pada penerimaan negara.

Selain itu rokok ilegal juga menimbulkan persaingan usaha tidak sehat, mengingat rokok ilegal tidak dibebani pajak dan cukai. Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi pemerintah dalam mengendalikan produk ilegal.

Penulis : RIDWAN SULAIMAN

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Apel Pagi KSOP Pulang Pisau, Pimpinan Tekankan Disiplin Kinerja dan Adaptasi Cepat Pegawai
Polres Dharmasraya Ungkap Kasus Pembunuhan hingga Narkoba, 7 Tersangka Diamankan
Diduga Dipicu Pertengkaran, Polisi Ungkap Motif Kasus di Salah Satu Hotel Dharmasraya
Kepala SDN 2 Parerejo Diduga Hindari Konfirmasi, Pengelolaan Dana BOS Disorot
DPC AJP Lampung Barat Gelar “Pekon Tanggap Informasi”, Dorong Transparansi dan Sinergi dengan Aparatur Pekon
Guru Sekolah Alam Bintaro Lakukan Studi Banding ke Sekolah Khusus Spectrum, Pelajari Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus
Buron Kasus Penggelapan Motor Sejak 2023 Akhirnya Dibekuk Satreskrim Polres Dharmasraya
Diduga Rokok Ilegal Dijual Bebas di Jalan Tanggul Barat Kapuk, Pedagang Klaim Sudah Berkoordinasi dengan Oknum Polsek Cengkareng

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 12:40 WIB

Apel Pagi KSOP Pulang Pisau, Pimpinan Tekankan Disiplin Kinerja dan Adaptasi Cepat Pegawai

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:44 WIB

Polres Dharmasraya Ungkap Kasus Pembunuhan hingga Narkoba, 7 Tersangka Diamankan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:37 WIB

Diduga Dipicu Pertengkaran, Polisi Ungkap Motif Kasus di Salah Satu Hotel Dharmasraya

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:24 WIB

Kepala SDN 2 Parerejo Diduga Hindari Konfirmasi, Pengelolaan Dana BOS Disorot

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:49 WIB

DPC AJP Lampung Barat Gelar “Pekon Tanggap Informasi”, Dorong Transparansi dan Sinergi dengan Aparatur Pekon

Berita Terbaru