Medan, Tikampost.id — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan memperkuat sinergi pemberantasan narkotika melalui kunjungan kerja ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara, Senin (4/5/2026).
Kunjungan tersebut menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), sekaligus mendukung implementasi program prioritas pemerintah di bidang penegakan hukum dan pembangunan sumber daya manusia.
Rombongan Lapas Kelas I Medan yang dipimpin Kepala Lapas, Fonika Affandi, diterima langsung Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol. Tatar Nugroho, bersama jajaran di kantor BNNP Sumatera Utara.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas penguatan deteksi dini serta upaya pencegahan masuknya narkoba ke dalam lapas. Fokus utama diarahkan pada optimalisasi skrining narkoba dan identifikasi berbagai modus penyelundupan yang kerap terjadi di lingkungan pemasyarakatan.
Selain itu, dibahas pula rencana razia bersama, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mengenali jenis-jenis narkotika baru, hingga penguatan kompetensi petugas sebagai asesor dalam program rehabilitasi.
Penguatan pengawasan juga akan dilakukan melalui profiling warga binaan kasus narkotika, pelaksanaan tes urine secara rutin maupun insidentil terhadap warga binaan dan petugas, serta optimalisasi program rehabilitasi dan asesmen.
Sebagai bagian dari strategi pembinaan, Lapas Kelas I Medan juga mendorong pembentukan duta anti-narkoba dari kalangan warga binaan guna menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap bahaya narkotika.
Tak hanya itu, kedua instansi turut membahas pertukaran data terbatas untuk memetakan jaringan narkotika di dalam lapas, termasuk identifikasi aktor utama guna mendukung analisis dan langkah penindakan yang lebih efektif.
Kerja sama juga mencakup penguatan program rehabilitasi bagi warga binaan penyalahguna narkotika. BNNP Sumut menyatakan kesiapan mendukung melalui penyediaan tenaga konselor serta pelibatan relawan sebagai pendamping teknis.
Kepala Lapas Kelas I Medan menegaskan, kunjungan ini merupakan bagian dari penguatan program Lapas Bersih dari Narkoba (BERSINAR) serta komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas narkoba.
“Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan, pembinaan, dan rehabilitasi warga binaan,” ujarnya.
Ke depan, hasil koordinasi tersebut akan ditindaklanjuti melalui berbagai kegiatan bersama, seperti razia terpadu, skrining narkoba, tes urine berkala, serta penguatan program rehabilitasi.
Lapas Kelas I Medan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas instansi guna mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.
Penulis : FERRY MARINUS.S.E
Editor : Tikampost









