DI DUGA ATURAN PEMERINTAH TIDAK DI INDAH KAN OLEH AGEN GAS LPG HINGGA HARGA GAS 25000/ TABUNG

- Jurnalis

Jumat, 21 Februari 2025 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIKAMPOST.ID-WAY KANAN

Jum’at 21 februari 2025 di duga agen GAS LPG yang tidak mengindah kan Aturan pemerintah.

Sudah jelas aturan pemerintah,agen gas tidak boleh menjual gas yang lebih dari harga HET

 

Ketika awak media Melaku kan kontrol sosial di suatu tempat masih ada oknum yang melanggar aturan pemerintah salah satu contoh nya agen nya ibuk SURYANI yang masih menjual gas dengan harga 24000-25000

 

 

Saat awak media mendatangi salah satu agen GAS LPG dan konfirmasi dengan ibuk SURYANI DAN BAPAK BUDI di kampung bandar dalam kecamatan negri agung kabupaten way kanan.

Baca Juga :  Polres Pesisir Barat Rayakan Hari Bhayangkara ke-79: Sinergi untuk Pesisir Barat yang Aman dan Damai

 

Iya benar saya jual gas dengan harga 24000 karna saya mengantar kan ke warung warung dan juga mau dapat untung apa saya pak klo saya jual dengan harga 20000 ungkap bapak BUDI dan ibu SURYANI”

Sudah jelas ibuk SURYANI dan bapak BUDI tidak mengindahkan aturan pemerintah yang sudah di tetap kan

Baca Juga :  *BERANTAS NARKOBA, POLDA LAMPUNG TANGKAP DUA PENGEDAR DI GUBUK KEBUN DURIAN*

Karna ketinggian nya harga gas maka masyarakat menjerit dengan gas yang harga nya melonjak seperti itu

Masyarakat kesulitan untuk mendapat kan GAS LPG dan harga pun melonjak derastis,

Di situ lah di duga agen GAS LPG memain kan harga,karna gas langka mereka se’enak nya naik kan harga GAS LPG

Di minta kepada pemerintah untuk menindak lanjuti masalah atau pun keluhan masyarakat .

INDRA PAISAL

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru