*DIDUGA OKNUM GURU TK/PAUD DAN KELUARGANYA COBA INTIMIDASI KEPADA OKNUM WARTAWAN.*

- Jurnalis

Selasa, 7 Januari 2025 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waykanan, Tikampost.id

kejadian Berawal Dimana Seorang Awak media Bernama Hendrik mendatangi TK/Paud Dori, yang beralamat di desa srimenanti kec, negara batin waykanan, provinsi lampung.                          Tujuan Awak media datang ingin mengkonfirmasi  beberapa hal, diantara nya terkait;
1. Seorang siswa didik bernama RJ, Yang dikeluarkan dari sekolah tk paud dori pada tanggal 4 maret 2024
2. Jumlah peserta didik/murid di TK/PAUD tersebut. Serta
3. anggaran dana bantuan dari pemerintah BOP ke sekolah tersebut..           
4. Awak  media Hendrik datang Dengan Baik Dan sopan mengucapkan salam didepan pintu, tetapi guru kelas menjawab dengan Nada Keras, kami Tidak terima awak media ucapnya, dan kami tidak ingin dikonfirmasi oleh para media, ungkap Mila guru kelas dengan nada sinis.. Selasa,. (07/01/2025)

Baca Juga :  Rumbia Aceh Barat: Dari Buah Melimpah ke Sumber Ekonomi Alternatif

Bukan itu saja, Mila guru kelas tersebut pun mengatakan bahwa Hendrik bukanlah  awak media, padahal Hendrik sudah menunjukkan kartu anggotanya sambil berkata, ibu baca ini bu, id card saya, dan dijawab oleh oknum guru tersebut dengan nada keras saya tidak bisa membaca, dan kamu bukan awak media ungkap Mila, dengan nada sangat kasar kepada Hendrik.

Bahkan Setelah kejadian itu hendrik yg sedang berada dirumah orang tuanya, didatangi suami dari oknum guru TK/Paud tersebut yang juga berprofesi sebagai sekretaris desa  kampung srimenanti.

Baca Juga :  Pencabutan Nomor Urut Untuk Calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil pada Pilkada 2024

Dilokasi halaman rumah sekretaris desa tersebut merampas handphone milik awak media Hendrik dan mengajak berkelahi,. Tandasnya Hendrik Iskandar kepada awak media,.

Diharapkan kepada dinas pendidikan Waykanan agar dapat mengambil sikap dengan tegas kepada oknum guru TK/ Paud Dori dengan ada nya dugaan mencoba intimidasi kepada oknum awak media saat sedang meliput, agar hal serupa tidak terulang kembali ke sekolah  lain nya,.

(*/tim)

Berita Terkait

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga
DPD Partai Golkar Pesibar Tebar Kepedulian Lewat Kurban, Sembelih Satu Ekor Sapi untuk Kader dan Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:49 WIB

KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:38 WIB

Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian

Berita Terbaru