Kondisi SDN 1 Pulau Kupang Memprihatinkan: Gedung Rusak, Halaman Tergenang Banjir

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuala Kapuas, Tikampost.id – Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Pulau Kupang di Jalan H. Syamsuri RT 03, Kelurahan Pulau Kupang, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, memprihatinkan. Bangunan sekolah yang sudah tua mengalami kerusakan parah pada lantai, dinding, plafon, atap, dan tiang penyangga. Perabotan sekolah juga banyak yang rusak dan tak layak pakai.

 

Lebih memprihatinkan lagi, halaman sekolah yang dibiarkan tanpa perbaikan selama puluhan tahun, ditumbuhi semak belukar dan selalu tergenang banjir saat musim hujan. Kondisi ini membuat kegiatan belajar mengajar terganggu, termasuk upacara bendera, kegiatan ekstrakurikuler Pramuka, dan aktivitas olahraga siswa.

Baca Juga :  Pemerintah Pekon Paku Negara Diduga Langgar Aturan SKB 3 Menteri Terkait Biaya PTSL

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keprihatinannya dan mendesak pemerintah daerah Kabupaten Kapuas untuk segera bertindak. Ia meminta agar gedung sekolah direnovasi dan halaman sekolah ditimbun untuk mencegah genangan air.

 

Kepala SDN 1 Pulau Kupang, Edi Subara, S.Pd., membenarkan kondisi tersebut. Ia menyatakan telah mengajukan usulan perbaikan melalui Musrenbang sejak menjabat, namun hingga kini belum ada realisasi. Pihak Dinas Pendidikan baru memberi harapan perbaikan pada tahun anggaran 2026.

Baca Juga :  Pembukaan Trsgrosir Tahuna Dinilai Abaikan Aturan: Lapangan Kerja Dibuka, Lahan Parkir Tak Tersedia

 

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar bagi masyarakat Pulau Kupang. Apakah aspirasi mereka terkait perbaikan SDN 1 Pulau Kupang telah didengar dan disalurkan oleh wakil rakyat di DPRD Kabupaten Kapuas terpilih hasil Pemilu kemarin?

 

(Moh. Sariansyah) 

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru