Oknum Kepsek SMK di Tabukan Selatan Diduga Malas Masuk Sekolah, Kadisdik Sulut Janji Tindak Tegas

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TikamPost.id, Sangihe — Seorang kepala sekolah yang seharusnya menjadi teladan bagi guru dan siswa di lingkungan sekolah justru diduga tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya. Dugaan tersebut menimpa salah satu kepala sekolah SMK di wilayah Tabukan Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe, berinisial P.R.

Informasi yang dihimpun TikamPost.id menyebutkan, kepala sekolah tersebut jarang hadir di sekolah dan diduga tidak menempati rumah dinas yang telah disediakan. Selain itu, terdapat pula guru berstatus PNS bersertifikasi yang lebih banyak berjualan di rumah dinas dibandingkan mengajar di kelas. Ironisnya, perilaku tersebut diketahui oleh kepala sekolah namun tidak mendapat teguran.

Baca Juga :  RAPAT BULANAN ORMAS GRIB JAYA PAC UMPU SEMENGUK DPC KABUPATEN WAY KANAN

“Kepala sekolah jarang sekali datang ke sekolah, mungkin karena tempat tinggalnya jauh dari lokasi tugas. Padahal sekolah punya rumah dinas, tapi tidak ditempati. Bahkan ada guru PNS bersertifikasi yang lebih banyak berjualan daripada mengajar, dan dibiarkan begitu saja oleh kepala sekolah,” ujar seorang warga berinisial I.J.

Menanggapi laporan tersebut, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara Wilayah Sangihe, Jusran H. Gahansa, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti informasi ini sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa jika terbukti, sanksi tegas akan diberikan kepada pihak yang bersangkutan.

Baca Juga :  HUT Ke-54 KORPRI: Merajut Persatuan Menuju Indonesia Maju, DiKantor KSOP Pulang Pisau 1 Desember 2025

 

“Informasi ini kami terima dan akan segera ditindaklanjuti. Bila terbukti benar, maka sanksi tegas sesuai peraturan akan diberlakukan terhadap kepala sekolah yang lalai menjalankan tugas,” tegas Gahansa.

Pernyataan tersebut turut dibenarkan oleh Kepala Seksi SMK Guru dan Tenaga Kependidikan, G.H. Matantu, yang memastikan pihaknya akan mengawasi proses klarifikasi dan penindakan selanjutnya.

Penulis : Mike towira

Editor : Redaksi TikamPost.id

Berita Terkait

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga
DPD Partai Golkar Pesibar Tebar Kepedulian Lewat Kurban, Sembelih Satu Ekor Sapi untuk Kader dan Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:49 WIB

KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:38 WIB

Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian

Berita Terbaru