Pelajar SMPN 5 dan SDN 1 Kampung Bukit Gemuruh Keluhkan Bau Busuk dari Kandang Ayam BUMDes

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukit Gemuruh, TikamPost.id — Para pelajar SMP Negeri 5 dan SD Negeri 1 Kampung Bukit Gemuruh, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, mengeluhkan bau busuk yang berasal dari kandang ayam milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kampung Bukit Gemuruh. Kandang tersebut diketahui berlokasi tidak jauh dari area kedua sekolah itu.

Bau menyengat dari kotoran ayam membuat para siswa merasa tidak nyaman saat beraktivitas di sekolah. Bahkan, saat hujan turun, aroma busuk semakin kuat dan mengganggu konsentrasi belajar siswa. Kejadian ini terpantau pada Selasa (12 November 2025).

Baca Juga :  Bag SDM Polres Pesisir Barat Gelar Kesamaptaan Jasmani dan Beladiri Polri Semester II TA 2025

“Anak-anak terpaksa menutup hidung karena bau kotoran ayam. Selain itu, banyak lalat beterbangan yang bisa menimbulkan penyakit,” ujar salah satu guru saat ditemui wartawan TikamPost.id.

Hal senada juga disampaikan Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Way Tuba. Ia menilai seharusnya pihak BUMDes melakukan koordinasi atau musyawarah terlebih dahulu dengan pihak sekolah sebelum mendirikan kandang ayam di dekat lingkungan pendidikan.

“Semestinya ada mekanisme dan aturan yang harus dipatuhi. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah kampung,” tegasnya.

Mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 14 Tahun 2020, setiap pelaku usaha budidaya ayam ras pedaging skala menengah dan besar wajib memiliki izin usaha peternakan serta memperhatikan lokasi yang sesuai peruntukan.

Baca Juga :  Lapas kelas III kabupaten Dharmasraya provinsi Sumatera Barat (Umbar) musnahkan barang bukti temuan rahzia dari blok Hunian.

Guru dan siswa berharap kandang ayam milik BUMDes tersebut segera dipindahkan ke lokasi yang lebih layak, mengingat keberadaannya di tengah permukiman dan area sekolah dinilai tidak sesuai. Mereka juga meminta dinas terkait turun langsung ke lokasi untuk menilai kelayakan usaha peternakan itu.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kampung Bukit Gemuruh maupun pengelola BUMDes terkait keluhan warga dan pihak sekolah.

Penulis : Red

Editor : Redaksi TikamPost.id

Berita Terkait

Kapolres Dharmasraya Tinjau Lokasi Karhutla di Timpeh, Imbau Warga Tidak Membakar Lahan
Kapolres Dharmasraya Turun Langsung Padamkan Karhutla di Timpeh
Dua Pria Diciduk Bersamaan, Polisi Sita Diduga Sabu di Sitiung Dharmasraya
Dituding Terima Suap di Media Sosial, Ferdiansyah Desak Polresta Way Kanan Segera Tindaklanjuti Laporan
Warga The Zora BSD Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Anak Krakatau
Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai 7 September, Antisipasi Paparan Abu Vulkanik
HMP Jember Perkuat Organisasi, Siapkan Program Peternakan Kambing Berbasis Kecamatan
Kemacetan di SPBU Bumi Ratu Diduga Dipicu Antrean Pembelian BBM Bersubsidi

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:10 WIB

Kapolres Dharmasraya Tinjau Lokasi Karhutla di Timpeh, Imbau Warga Tidak Membakar Lahan

Rabu, 9 September 2026 - 14:20 WIB

Kapolres Dharmasraya Turun Langsung Padamkan Karhutla di Timpeh

Selasa, 8 September 2026 - 16:09 WIB

Dua Pria Diciduk Bersamaan, Polisi Sita Diduga Sabu di Sitiung Dharmasraya

Senin, 7 September 2026 - 13:10 WIB

Warga The Zora BSD Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan Terkait Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 10:46 WIB

Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai 7 September, Antisipasi Paparan Abu Vulkanik

Berita Terbaru