*Polres Aceh Barat Intensifkan Razia Knalpot Brong, Puluhan Motor Diamankan di Berbagai Kecamatan*

- Jurnalis

Senin, 9 Juni 2025 - 06:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meulaboh TikamPost.id

– Polres Aceh Barat terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat dengan menggelar razia knalpot brong secara serentak di wilayah hukumnya pada Sabtu malam, (7/6/2025).

 

Operasi ini merupakan langkah tegas dalam menindak kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, yang dikenal sebagai knalpot brong atau racing. Jenis knalpot ini kerap menimbulkan kebisingan dan mengganggu ketenangan warga.

 

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui para Kapolsek di jajarannya, memimpin langsung kegiatan penertiban dengan metode patroli dan hunting di sejumlah titik rawan pelanggaran.

 

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 12 unit sepeda motor diamankan dalam operasi tersebut. Rinciannya, 5 unit motor diamankan oleh Polsek Arongan Lambalek, termasuk Yamaha Vixion dan beberapa Honda CRF tanpa pelat nomor, 2 unit motor oleh Polsek Johan Pahlawan karena menggunakan knalpot brong serta melanggar aturan keselamatan berkendara dan 5 unit motor oleh Polsek Meureubo, terdiri dari Honda Beat, Honda Vario, Honda CRF 150, serta dua unit tanpa pelat nomor.

Baca Juga :  Ketua DPRD Dharmasraya Hadiri Penutupan TMMD ke-125

 

Sementara itu, wilayah Kaway XVI, Sungai Mas, dan Pante Ceureumen juga turut melaksanakan razia dengan sasaran serupa. Meskipun tidak ditemukan pelanggaran knalpot brong di tiga kecamatan tersebut, operasi berjalan aman dan memberikan efek preventif yang positif bagi masyarakat pengguna jalan.

 

Seluruh kendaraan hasil razia saat ini telah diamankan di Satlantas Polres Aceh Barat untuk proses pendataan dan penindakan lebih lanjut. Para pengendara yang terjaring tidak hanya dikenai sanksi, tetapi juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menggunakan knalpot standar dan mematuhi tata tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Baca Juga :  Diduga Tahan Gaji Pengurus LPM Selama 22 Bulan, Opla Simueng Jadi Sorotan Warga

 

Kapolres Aceh Barat menegaskan bahwa razia ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk menjaga ketertiban umum serta menjawab keluhan masyarakat terhadap gangguan suara bising dari kendaraan bermotor.

 

“Kegiatan ini bukan sekadar penindakan, tetapi juga edukasi agar masyarakat sadar pentingnya menjaga kenyamanan lingkungan. Kami ingin mewujudkan situasi yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga,” tegas Kapolres.

 

Hingga akhir pelaksanaan, razia berlangsung lancar, aman, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kendaraan yang diamankan akan diberikan pembinaan serta diarahkan agar dikembalikan ke kondisi standar pabrikan guna menjaga kenyamanan bersama

(Muhibbul Jamil) 

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru