SE KDM Larang Truk Sumbu Tiga Beroperasi di Wilayah Jabar Bikin Bingung AMDK

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SE KDM Larang Truk Sumbu Tiga Beroperasi di Jawa Barat menimbulkan kebingungan AMDK karena memaksa pengalihan distribusi dari truk sumbu tiga ke truk sumbu dua dalam waktu singka

SE KDM Larang Truk Sumbu Tiga Beroperasi di Jawa Barat menimbulkan kebingungan AMDK karena memaksa pengalihan distribusi dari truk sumbu tiga ke truk sumbu dua dalam waktu singka

JAWA BARAT,  TIKAMPOST.id — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 151/PM.06/PEREK tentang larangan truk sumbu tiga beroperasi di wilayah Jawa Barat.

Ketua Umum Perkumpulan Usaha Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (Amdatara), Karyanto Wibowo, menegaskan industri pada prinsipnya siap mendukung kebijakan pemerintah. Namun, ia menilai implementasi aturan tersebut membutuhkan waktu penyesuaian yang lebih realistis.

Menurut Karyanto, SE KDM justru menimbulkan kebingungan AMDK karena memaksa pengalihan distribusi dari truk sumbu tiga ke truk sumbu dua. Berdasarkan perhitungan Amdatara, kebijakan itu akan membutuhkan tambahan sekitar 2.700 unit truk.

Baca Juga :  Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

“SE ini dikeluarkan Oktober 2025 dan mulai diimplementasikan 2 Januari 2026 lalu. Ini kan sesuatu yang tidak memungkinkan untuk kita implementasikan dalam waktu singkat, hanya dua bulan,”katanya dikutip liputan6 (25/1/2026).

Ia menjelaskan, dalam waktu sesingkat itu industri tidak mungkin langsung melakukan peralihan armada. Pasalnya, perusahaan harus melakukan kajian menyeluruh terkait pengadaan truk, sementara kapasitas produsen truk juga sangat terbatas.

Selain itu, Karyanto menekankan perlunya sinkronisasi instrumen pendukung, mulai dari regulasi di tingkat pusat hingga implementasi di daerah. Ia juga berharap kebijakan zero ODOL diikuti dengan peningkatan kualitas serta kelas jalan.

Baca Juga :  Hindari Kota Tua! Ada Rekayasa Lalin Selama Syuting Film Extraction Tygo

Karyanto menegaskan, industri AMDK yang tergabung dalam Amdatara selalu mendukung langkah pemerintah dalam mengatasi persoalan ODOL. Namun, menurutnya, waktu penerapan kebijakan harus disesuaikan dengan kondisi riil industri.

“Komitmen industri jelas ada. Hanya saja, implementasinya harus realistis, bukan dipaksakan dalam waktu yang terlalu singkat,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengingatkan, kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan biaya logistik secara signifikan akibat berkurangnya muatan, meningkatnya frekuensi pengiriman.

Penulis : RIDWAN SULAIMAN

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
KSOP Pulang Pisau Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kantor Baru
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
PENGAWASAN APARAT GAGALKAN KEBERANGKATAN DUA WNA ASAL CHINA DI PELABUHAN NUSANTARA TAHUNA
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
Praktisi Hukum Adv. Riko Ginting Soroti Pernyataan “Tembak di Tempat” terhadap Pelaku Begal
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Senin, 1 Juni 2026 - 09:48 WIB

KSOP Pulang Pisau Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kantor Baru

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:39 WIB

PENGAWASAN APARAT GAGALKAN KEBERANGKATAN DUA WNA ASAL CHINA DI PELABUHAN NUSANTARA TAHUNA

Berita Terbaru