*TIM SIAGA BENCANA POLDA LAMPUNG TURUN KE LOKASI BANJIR DI RAJA BASA RAYA*

- Jurnalis

Jumat, 28 Februari 2025 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG – Tikampost.id

Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung menyebabkan banjir di beberapa titik, salah satunya di Jalan Bypass Raya, RT 04 LK 01, Kelurahan Raja Basa Raya, Kecamatan Raja Basa.

 

Menindaklanjuti situasi ini, Unit Pammat dan Tim Siaga Bencana Direktorat Samapta (Dit Samapta) Polda Lampung turun ke lokasi pada Kamis (27/2/2025) pukul 17.00 WIB untuk melakukan pemantauan dan asesmen awal dampak banjir.

 

Suasana di lokasi banjir tampak penuh dengan aktivitas warga yang berusaha menyelamatkan barang-barang mereka dari genangan air. Beberapa rumah terendam hingga setinggi lutut, sementara aliran air yang cukup deras membuat warga harus ekstra hati-hati saat beraktivitas.

 

Tim Siaga Bencana Dit Samapta Polda Lampung, yang berjumlah 35 personel, segera berkoordinasi dengan warga dan aparat setempat untuk memastikan kondisi di lapangan tetap terkendali.

 

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, mengungkapkan bahwa pemantauan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk menentukan tindakan lebih lanjut.

Baca Juga :  DISPAR, PSSR BARAT TELAH SIAP - SIAP, MENYAMBUT LIBUR LEBARAN 2025, DINAS PARIWISATA (DISPAR) KABUPATEN PESISIR BARAT (PESBAR) MEMASTIKAN KESIAPAN DESTINASI WISATA DI DI KABUPATEN SETEMPAT DALAM MENYAMBUT WISATAWAN...

 

“Tim kami telah turun ke lokasi untuk melihat langsung kondisi warga dan infrastruktur yang terdampak. Langkah ini penting agar kami bisa menyiapkan upaya bantuan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

 

Menurut Yuni, situasi di lokasi cukup memprihatinkan. Beberapa akses jalan terputus akibat genangan air, sementara arus kendaraan yang melintas harus bergerak pelan untuk menghindari genangan yang lebih dalam.

 

Selain memastikan keselamatan warga, tim juga membantu mengidentifikasi titik-titik rawan yang berpotensi menjadi lebih parah jika curah hujan kembali meningkat,” tambahnya.

 

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa warga masih bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu air surut. Beberapa dari mereka tampak sibuk menguras air yang masuk ke dalam rumah, sementara anak-anak bermain di sekitar genangan.

Baca Juga :  Ayo Segera Daftar Jadi Pengawas TPS

 

Di sisi lain, petugas dari Dit Samapta Polda Lampung sigap memberikan imbauan kepada warga untuk tetap waspada, terutama terhadap kemungkinan meningkatnya debit air di malam hari.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca dan melaporkan jika ada kondisi yang membahayakan. Polda Lampung bersama instansi terkait siap memberikan bantuan jika situasi memburuk,” kata Yuni.

 

Hingga pemantauan berlangsung, kondisi di lokasi masih terkendali meskipun genangan air belum sepenuhnya surut. Polda Lampung akan terus berkoordinasi dengan BPBD dan pihak terkait untuk menyiapkan langkah-langkah mitigasi agar dampak banjir dapat diminimalisir.

 

Dengan adanya pemantauan ini, diharapkan pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera mengambil langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi banjir ke depannya, terutama di kawasan rawan genangan seperti Raja Basa Raya.

Hendrik iskandar

Berita Terkait

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha
KSOP Pulang Pisau Berkurban 2 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing, Tebar Kepedulian dan Perkuat Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha
Kuota Tol Laut Rute Surabaya–Sangihe Disorot, Pelaku Usaha Pertanyakan Mekanisme Pembagian
Majelis Ta’lim Ziyadatul Fadhilah Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Salurkan Daging untuk Warga

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 10:37 WIB

Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:46 WIB

WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemadaman Listrik di Sangihe Dikeluhkan Warga dan Pelaku Usaha

Berita Terbaru