JAKARTA,Tikampost.id — Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah meninjau langsung proses pengerukan sedimen lumpur di Kali Sepak, RW 03, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Selasa (13/1/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan normalisasi saluran air di sejumlah titik rawan genangan di wilayah Jakarta Barat.
Iin mengatakan pengerukan Kali Sepak merupakan bagian dari upaya masif yang dilakukan Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudis SDA) Jakarta Barat dalam menghadapi puncak musim hujan. Program normalisasi itu difokuskan pada peningkatan kapasitas tampung sungai agar aliran air dapat mengalir lebih optimal.
“Pengerukan ini adalah langkah konkret untuk mengoptimalkan daya tampung sungai. Kami ingin memastikan aliran air, khususnya di titik-titik yang kerap terdampak genangan, dapat mengalir lancar tanpa terhambat endapan lumpur,” katanya.
Dalam pengerjaan di Kali Sepak, Sudis SDA Jakarta Barat mengerahkan tiga unit alat berat jenis ekskavator amfibi. Alat tersebut digunakan untuk mengeruk sedimen di sepanjang aliran sungai dengan panjang sekitar 1,4 kilometer.

Pengerukan telah dilakukan sejak awal Januari 2026. Material sedimen yang diangkat selanjutnya diangkut menggunakan truk menuju lokasi pembuangan akhir (LPA) di kawasan Ancol, Jakarta Utara, sesuai dengan prosedur penanganan lumpur.
Sementara itu, Kepala Sudis SDA Jakarta Barat Purwanti Suryandari menjelaskan Kali Sepak merupakan salah satu dari sejumlah titik prioritas penanganan banjir. Saat ini, pihaknya mencatat terdapat 11 titik pengerukan yang dikerjakan secara serentak di wilayah Jakarta Barat.
“Beberapa lokasi lain yang sedang kami tangani antara lain Kali Mookervaart, kawasan Taman Palem, dan Kali Sepak di Kembangan Utara,” ujar Purwanti.
Ia berharap normalisasi tersebut dapat memperlancar aliran air secara signifikan serta menekan potensi genangan di kawasan permukiman warga. Sudis SDA, lanjutnya, terus melakukan pemantauan agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.
Melalui program normalisasi sungai ini, Pemerintah Kota Jakarta Barat juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke aliran sungai guna mencegah penyumbatan dan risiko banjir.
Penulis : RIDWAN SULAIMAN
Editor : Tikampost









