Sopir Truk Tewas Gantung Diri di Rest Area Serang KM 68 A

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sopir truk bernomor polisi BE 8105 ZX, Adi Ramdani (25) asal Bengkulu ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung

Sopir truk bernomor polisi BE 8105 ZX, Adi Ramdani (25) asal Bengkulu ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung

SERANG, TIKAMPOST.id —  Sopir truk bernomor polisi BE 8105 ZX, Adi Ramdani (25) asal Bengkulu ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di bak kendaraannya pada Minggu (1/2/2026) pagi.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh petugas keamanan (sekuriti) di Rest Area Bogeg, Serang KM 68 A, pada pukul 07.00 WIB.

Kapolsek Cipocok Jaya, AKP Juwandi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan jasad korban ditemukan oleh petugas keamanan saat melakukan pengecekan di sekitar lokasi.

“Jasad korban ditemukan tadi pagi sekira pukul 07.00 WIB oleh sekuriti rest area,” ujar AKP Juwandi, dikutip dari Radar Banten.

Baca Juga :  Wabup Sangihe “Bersembunyi”? Etika Birokrasi Dipertanyakan!

Saat kejadian, kernet truk diketahui sedang tertidur di dalam kabin kendaraan. Ia baru mengetahui peristiwa tersebut setelah diberi tahu oleh petugas keamanan.

“Sekuriti ini memberi tahu kernetnya yang saat itu masih tidur,” katanya.

Mendapat laporan dari petugas keamanan, pihak kepolisian segera menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta berkoordinasi dengan tim forensik dari Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Banten untuk proses evakuasi korban.

Baca Juga :  Ketum RBPI Soroti Ketimpangan Penanganan Kecelakaan, Desak Korlantas Polri Lebih Objektif

“Dari laporan yang kami terima, kami langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan forensik RS Bhayangkara,” jelasnya.

Berdasarkan informasi dari kernet truk, korban diduga nekat mengakhiri hidup karena persoalan utang. Ia pun mengungkap korban sering mengutarakan keinginannya untuk mengakhiri hidupnya.

“Diduga masalah hutang, korban ini menurut pengakuan kernetnya sudah beberapa kali ingin bunuh diri,” ujarnya.

Meski demikian, pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pendalaman lebih lanjut guna memastikan latar belakang kejadian tersebut.

Penulis : RIDWAN SULAIMAN

Editor : Tikampost

Berita Terkait

Imigrasi Tahuna: Informasi Terkait Dua WNA China Masih Tahap Penyelidikan
Bendera Merah Putih Sobek dan Kusam Masih Berkibar di Depan Kantor SPPG, Warga Soroti Kurangnya Perawatan
Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan
Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged
Dugaan Aktivitas PETI di Sangihe Kembali Disorot, Masyarakat Minta Penegakan Hukum Tegas
KSOP Pulang Pisau Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kantor Baru
WTP Ke-16 untuk Way Kanan, Warga Masih Menanti Jalan yang Layak
PENGAWASAN APARAT GAGALKAN KEBERANGKATAN DUA WNA ASAL CHINA DI PELABUHAN NUSANTARA TAHUNA

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:19 WIB

Imigrasi Tahuna: Informasi Terkait Dua WNA China Masih Tahap Penyelidikan

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:23 WIB

Bendera Merah Putih Sobek dan Kusam Masih Berkibar di Depan Kantor SPPG, Warga Soroti Kurangnya Perawatan

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:18 WIB

Aktivitas Penampungan Besi Rongsokan di Mahena Dikeluhkan Warga, Legalitas Usaha Dipertanyakan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:58 WIB

Kadis DLHK Kabupaten Tangerang cuek dengan Pemberitaan Keluhan Warga soal Sampah di Kali Bojong Renged

Senin, 1 Juni 2026 - 09:48 WIB

KSOP Pulang Pisau Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kantor Baru

Berita Terbaru